WRC, Sportrik Media - Thierry Neuville mencatat waktu tercepat pada sesi shakedown Rally Swedia 2026 di Umea City, mengungguli rekan setimnya di Hyundai Shell Mobis World Rally Team, Adrien Fourmaux.
Neuville membukukan waktu terbaik 1 menit 51,8 detik pada percobaan kelima dan terakhirnya, 0,3 detik lebih cepat dari Fourmaux. Hyundai memilih menjalani lima kali run, berbeda dengan Toyota Gazoo Racing World Rally Team yang membatasi pembalapnya maksimal tiga run.
Kondisi lintasan menjadi tantangan tersendiri karena mobil Rally1 baru turun setelah peserta Rally2 dan Rally3, membuat kru langsung menghadapi kondisi lintasan putaran kedua dengan garis balap yang tidak ideal. Situasi tersebut sempat membuat Esapekka Lappi kesulitan pengereman di atas salju longgar hingga menyentuh gundukan salju.
“Saya harap tidak seperti ini sepanjang waktu! Tidak ada grip saat pengereman dengan salju longgar, tapi tidak masalah. Kami coba lagi,” ujar Lappi.
Lappi mencatat waktu sembilan persepuluh detik lebih lambat dari Neuville, menyamai catatan juara bertahan Rally Swedia Elfyn Evans yang menjadi Toyota tercepat pada sesi tersebut.
Neuville mengakui shakedown kali ini tidak ideal, namun cukup untuk membangun feeling setelah jeda panjang tanpa mengemudi.
“Ini bukan shakedown yang sempurna, tetapi cukup untuk mendapatkan sedikit feeling. Sudah beberapa minggu saya tidak mengemudi, jadi saya senang kembali ke mobil,” kata Neuville.
Takamoto Katsuta melengkapi lima besar dan menegaskan targetnya musim ini adalah kemenangan, bukan sekadar podium seperti tahun lalu.
“Tentu itu target pekan ini. Saya akan mencoba yang terbaik. Kondisinya tidak seperti shakedown normal, tetapi mobil bekerja sangat baik, jadi saya cukup percaya diri,” ujarnya.
Dari kubu M-Sport, Josh McErlean menjadi yang tercepat di posisi keenam, diikuti pemimpin klasemen sementara Oliver Solberg. Sami Pajari berada di posisi kedelapan, di depan Jon Armstrong dan Martins Sesks yang sempat stall saat start run pertama.
“Ini pertama kalinya saya stall dengan mobil Rally1 – bayangkan tiga tahun tanpa stall! Selalu ada yang pertama,” ujar Sesks.
Di kategori WRC2, pembalap muda Finlandia Tuukka Kauppinen menjadi yang tercepat, mengungguli Isak Reiersen dan Roope Korhonen.
Dengan Hyundai menunjukkan kecepatan awal yang solid dan Toyota menjaga pendekatan konservatif dalam jumlah run, reli salju di Swedia berpotensi menyajikan duel strategi sejak etape pembuka.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!