Teemu Suninen resmi mengumumkan perubahan pada susunan co-driver-nya untuk putaran final WRC musim ini di Rally Sardinia. Setelah sebelumnya terdaftar bersama Antti Haapala, pembalap Finlandia itu kini akan berduet dengan Janni Hussi di kursi navigasi. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Suninen dan Haapala baru saja menjuarai gelar European Rally Championship (ERC) musim ini.
"Semuanya berjalan sangat cepat, itulah sebabnya kami baru bisa mengonfirmasi sekarang bahwa Janni akan menjadi co-driver dalam daftar entri," ujar Suninen melalui unggahan Instagram-nya. "Kami sudah sepakat untuk menjalani musim WRC 2026 bersama, dan sangat menyenangkan bisa menyelesaikan proyek ini bersama-sama."
Keputusan ini diambil setelah Suninen dan Hussi tampil impresif di beberapa putaran WRC2 sebelumnya. Meski hanya turun di empat putaran WRC2 musim ini, Suninen telah meraih satu kemenangan dan tiga podium kedua. Kini, mereka berada di posisi keempat klasemen WRC2 dan berpeluang besar naik ke peringkat kedua jika tampil kuat di Sardinia, menggeser Roope Korhonen dan Yohan Rossel.

"Kami akan memiliki kesempatan untuk memperjuangkan finis tiga besar. Ini sangat berarti bagi kami," tambah Suninen. "Sejujurnya, kami cukup terkejut dengan bagaimana semuanya akhirnya berjalan dan dukungan yang kami terima untuk mewujudkan ini."
Di Sardinia, Suninen dan Hussi akan mengendarai Toyota Rally2 yang dijalankan oleh tim Italia, Delta Rally. Ini menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk menutup musim dengan hasil gemilang, sekaligus memperkuat chemistry yang sudah terbangun sejak awal kerja sama.
Namun, Sardinia tampaknya akan menjadi reli terakhir Suninen dan Hussi bersama untuk saat ini. Hussi dikabarkan akan beralih menjadi co-driver untuk Jaspar Vaher, yang merupakan bagian dari program tantangan tim Toyota WRC. Sementara itu, masa depan Suninen masih belum pasti. Baru-baru ini mencuat kabar bahwa ia tengah menjalani peran sebagai test driver untuk tim pendatang baru WRC, Project Rally One.
Bagi para penggemar reli, duet Suninen-Hussi di Sardinia menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan. Bagaimana tidak, kombinasi pengalaman Suninen di lintasan gravel dan ketenangan Hussi dalam membaca pacenote bisa menjadi kunci untuk menantang dominasi para rival. Apalagi, Toyota Rally2 yang mereka kendarai dikenal tangguh di medan kasar seperti Sardinia.
Dengan segala dinamika yang terjadi, Rally Sardinia tidak hanya menjadi penutup musim, tetapi juga panggung pembuktian bagi Suninen dan Hussi. Akankah mereka mengakhiri kerja sama ini dengan podium? Kita tunggu aksinya di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!