Ajang balap ketahanan dunia kembali menghadirkan momen emosional yang menyentuh hati para pecinta motorsport global. Tim WRT bersama pabrikan asal Jerman, BMW, memutuskan untuk mengusung corak khusus pada mobil BMW M4 LMGT3 bernomor start #32 pada seri pamungkas FIA WEC di Autodromo Nazionale Monza. Langkah penghormatan ini didedikasikan sepenuhnya untuk mengenang legenda balap asal Italia, Alex Zanardi, yang menghembuskan napas terakhirnya di usia 59 tahun setelah berjuang melawan cedera parah pasca-kecelakaan handbike pada tahun 2020 lalu.
Ide brilian di balik livery penghormatan ini digagas oleh pembalap pabrikan Augusto Farfus, yang sebelumnya pernah berbagi kokpit dan menjadi rekan setim Zanardi di ajang WTCC serta ajang 24 Jam Daytona 2019. Ketika kepastian seri Monza masuk dalam kalender WEC, Farfus langsung mengusulkan gagasan tersebut kepada rekan setimnya di kelas LMGT3, Darren Leung, yang langsung menyambutnya dengan antusias tinggi setelah mendalami rekam jejak sang legenda.
Darren Leung mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendalami kisah hidup Alex Zanardi melalui berbagai dokumenter setelah mendengar gagasan dari Farfus. Dirinya mengaku sangat tersentuh oleh ketangguhan mental serta determinasi luar biasa yang ditunjukkan oleh sang legenda dalam menghadapi berbagai cobaan hidup yang sangat berat. Semangat pantang menyerah tersebut menular kepada seluruh anggota tim, menjadikan proyek khusus corak mobil ini sebagai sebuah bentuk apresiasi yang sangat bermakna di hadapan publik Italia.

Sementara itu, Augusto Farfus menegaskan bahwa sosok Zanardi adalah figur yang benar-benar unik dan tak tergantikan dalam dunia olahraga, baik sebagai seorang pejuang, atlet inspiratif, maupun pembalap berprestasi. Menurut Farfus, kesempatan untuk memberikan penghormatan langsung di sirkuit legendaris Monza adalah bentuk apresiasi yang sangat layak bagi seorang ikon yang selalu menginspirasi banyak orang di seluruh dunia melalui ketegaran karakternya.
Mobil BMW M4 LMGT3 bernomor #32 yang dikemudikan oleh kombinasi tangguh Darren Leung, Sean Gelael, dan Augusto Farfus ini tidak hanya memburu hasil maksimal di atas lintasan aspal Monza. Kehadiran livery khusus tersebut menjadi simbol abadi atas warisan keteladanan Alex Zanardi, mengingatkan seluruh komunitas paddock WEC akan arti sejati dari daya juang dan ketahanan mental seorang atlet sejati.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!