Ajang Asian Le Mans Series yang berada di bawah naungan ACO kembali menghadirkan daya tarik tersendiri bagi penggemar balap ketahanan dunia. Mengingat berbagai kendala logistik dan situasi di kawasan Timur Tengah yang membuat balapan di Abu Dhabi serta Dubai sulit direncanakan, kalender kompetisi untuk musim 2026/2027 diputuskan untuk dilangsungkan sepenuhnya di kawasan Eropa Selatan.
Keputusan perpindahan lokasi ini juga diiringi oleh sebuah gebrakan historis yang sangat dinantikan oleh para pecinta motorsport global. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah kejuaraan pendukung FIA WEC di kawasan Asia tersebut, kelas Hypercar resmi dihadirkan di atas grid balapan ketahanan ini. Kehadiran kelas tertinggi ini langsung menarik perhatian besar setelah AF Corse bersama Cetilar Racing memastikan keikutsertaan mereka dengan menurunkan armada Ferrari 499P.
Berdasarkan struktur teknis di balik layar, Cetilar Racing sebenarnya tidak berdiri sebagai tim independen murni. Seluruh dukungan teknis dan operasional untuk mobil mereka sepenuhnya ditangani langsung oleh skuad profesional AF Corse. Langkah ini memperlihatkan betapa seriusnya persiapan tim dalam menghadapi persaingan ketat di kategori Hypercar yang baru pertama kali dibuka pada musim tersebut.

Formasi susunan pembalap yang akan mengemudikan mobil-mobil kencang ini pun telah diumumkan secara resmi ke publik. Di kokpit Ferrari 499P milik AF Corse, Luis Perez Companc akan berbagi tugas mengemudi bersama pembalap pabrikan Nicklas Nielsen serta Yifei Ye. Kombinasi talenta luar biasa ini diyakini mampu memberikan ancaman serius sejak putaran pembuka musim kompetisi dimulai.
Menariknya lagi, susunan corak atau livery pada mobil tersebut mencerminkan identitas sang pembalap utama. Tampilan visualnya memadukan warna dasar biru dengan sentuhan kuning yang mencolok, mengingatkan para penggemar pada corak mobil yang sebelumnya pernah dikemudikan oleh Luis Perez Companc di ajang balap mobil sport IMSA di Amerika Serikat.
Sementara itu, mobil kedua dari kubu Cetilar Racing juga telah mengamankan jajaran pembalap tangguh yang siap turun ke lintasan. Roberto Lacorte, Nicola Lacorte, dan pembalap pabrikan Ferrari asal Italia yaitu Antonio Fuoco dipastikan bakal bahu-membahu mengendalikan prototipe hypercar tersebut demi memburu hasil maksimal di setiap seri balapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!