SPONSORED

Stroll: Honda F1 Engine Astrakan 'Lotere', Banyak Masalah

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Stroll: Honda F1 Engine Astrakan 'Lotere', Banyak Masalah
TO NEWS OVERVIEW
Honda's updated engine hasn't delivered huge gains yet © XPB Images

Lance Stroll melontarkan kritik tajam terhadap performa unit tenaga Honda yang baru dipasang di mobil Aston Martin. Menyusul hasil buruk di kualifikasi Grand Prix Belanda, pebalap Kanada itu menyebut daya kendali mesin tersebut 'tidak bagus' dan seperti 'lotere'.

Aston Martin membawa paket pembaruan unit tenaga Honda ke Zandvoort pada akhir pekan ini. Mesin tersebut sebelumnya sempat menjalani uji coba di hari syuting di Hungaria bulan lalu. Namun, debut balapan pertamanya berjalan mengecewakan, dengan kedua pebalap Aston Martin gagal melewati Q1, baik di sesi sprint maupun kualifikasi utama.

Stroll, yang menempati posisi ke-19 dalam kualifikasi, menilai sasis mobil sebenarnya 'cukup baik'. Namun, ia menegaskan bahwa tenaga dan kemampuan kendali mesin Honda masih jauh dari harapan. "Mungkin sedikit, tapi tidak cukup banyak," ujarnya saat ditanya apakah ada peningkatan dari mesin baru tersebut.

Pole Norris Bukan Bukti Superioritas McLaren, Ferrari Kian Terpuruk
Baca JugaPole Norris Bukan Bukti Superioritas McLaren, Ferrari Kian Terpuruk

"Di sisi sasis, saya pikir kami cukup baik. Kami membuat langkah besar di Budapest. Kemampuan kendali dan tenaga adalah hal berikutnya yang perlu kami kerjakan sungguh-sungguh." Saat diminta menjelaskan lebih detail, Stroll mengaku banyak masalah terjadi. "Tidak bagus, tidak bagus. Ini lotere. Saat ini, kami tidak mendapatkan engine braking yang konsisten saat masuk tikungan, dan banyak downshift yang ditolak. Jadi, ya, banyak masalah."

ADVERTISEMENT

Rekan setimnya, Fernando Alonso, yang start dari posisi ke-18, memandang sisi positif dengan hanya terpaut satu detik dari waktu terbaik di Q1. Meski demikian, pebalap Spanyol itu mengakui masalah serupa pada unit tenaga Honda. Ia tidak berharap perbaikan signifikan terjadi sebelum Grand Prix Italia.

"Sayangnya, di sisi sirkuit, tidak banyak yang bisa kami lakukan. Kami harus mengandalkan perubahan besar dari pabrik atau perangkat lunak, atau apa pun yang dibutuhkan. Ini harus datang dari Jepang, jadi tidak bisa terjadi dalam semalam. Lebih mungkin ke arah Monza, kami perlu menemukan langkah lain di sana. Ada beberapa persepuluh yang bisa dioptimalkan dari paket ini," jelas Alonso.

Kesulitan Aston Martin di Zandvoort terjadi setelah mereka memperkenalkan paket upgrade B-spec di Hungaria. Alonso sempat menembus Q2 untuk pertama kalinya di musim 2026, sementara Stroll meraih hasil grand prix terbaiknya musim ini. Namun, kegagalan di Belanda menunjukkan bahwa pekerjaan rumah besar masih menanti pabrikan Jepang tersebut.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU