Sirkuit Albert Park di Melbourne dipastikan kembali menjadi tuan rumah bagi ajang pembibitan pembalap muda paling bergengsi di dunia, setelah penyelenggara resmi mengumumkan kalender balap Formula 2 dan Formula 3 untuk musim 2027. Berdasarkan rilis jadwal terbaru, Melbourne akan tetap menjadi seri ketiga musim ini bagi kedua kategori tersebut, melanjutkan tradisi yang sukses dimulai sejak kedua ajang junior ini pertama kali bergabung dalam kalender pendukung Grand Prix Australia pada tahun 2023 lalu. Keputusan ini sekaligus memperkuat komitmen jangka panjang antara penyelenggara Formula 1 dan Australian Grand Prix Corporation untuk memanjakan para penggemar motorsport di Negeri Kanguru.
Musim kompetisi Formula 2 2027 akan kembali menggelar total 14 putaran, dengan penambahan dua destinasi baru yang menarik yaitu Istanbul dan Kota Meksiko, sementara seri Montreal di Kanada tetap dipertahankan setelah sukses bergabung pada musim 2026. Penambahan dua putaran di bulan Oktober ini dirancang secara strategis untuk memangkas jeda waktu yang terlalu panjang, yang sebelumnya kerap memisahkan paruh akhir musim dengan rangkaian balapan penutup di Qatar dan Abu Dhabi. Di sisi lain, ajang Formula 3 akan melangsungkan 10 putaran yang tersebar di empat benua berbeda, mencatatkan sejarah baru dengan memasukkan Jeddah, Montreal, dan Istanbul untuk pertama kalinya ke dalam kalender resmi mereka.
Kunjungan ke Kanada akan menjadi tonggak sejarah baru karena menandai akhir pekan balapan perdana bagi Formula 3 di kawasan Amerika Utara, sementara Sirkuit Istanbul di Turki akan mendapat kehormatan mendaulat diri sebagai tuan rumah seri penutup musim. Kedua kejuaraan ini akan saling bahu-membahu menyambangi Melbourne sebelum bertolak menuju Montreal, serta berbagi lintasan ikonik Eropa di kemudian hari seperti Monako, Silverstone, Spielberg, Monza, dan Madrid. Namun, perombakan besar-besaran ini juga harus mengorbankan beberapa venue klasik Eropa yang familiar, di mana Barcelona, Spa-Francorchamps, dan Budapest harus rela absen dari kalender 2027, sementara Miami juga resmi menghilang dari daftar tuan rumah Formula 2.

Bagi publik tuan rumah, konfirmasi kembalinya Melbourne ke dalam kalender membawa berkah tersendiri karena mereka akan kembali menyaksikan aksi langsung salah satu pembalap muda berbakat kebanggaan mereka berlaga di hadapan pendukung sendiri. Pembalap muda berbakat James Wharton dipastikan akan naik tingkat untuk membalap di ajang Formula 2 bersama tim Trident pada musim depan, menyusul rampungnya kampanye penuh keduanya di Formula 3 pada tahun 2026 ini. Pembalap berusia 20 tahun tersebut sebelumnya menutup klasemen F3 di posisi ke-17 bersama Prema dengan mengoleksi 39 poin, termasuk sebuah kemenangan gemilang di balapan sprint Barcelona serta finis di posisi kedua pada seri pamungkas di Madrid.
Langkah kepindahan James Wharton ke skuad Trident akan menjadi musim penuh perdananya di kancah Formula 2, setelah sebelumnya sempat mencicipi penampilan sebagai pembalap pengganti untuk tim yang sama di Qatar pada musim 2025. Promosi gemilang ini sekaligus menandai kembalinya kehadiran pembalap reguler asal Australia di grid Formula 2 secara penuh, untuk pertama kalinya sejak Jack Doohan merampungkan musim terakhirnya di kategori tersebut pada tahun 2023. Dilansir dari Speedcafe, antusiasme para penggemar di Australia terlihat sangat tinggi terbukti dengan tiket akhir pekan balapan Grand Prix Australia 2027 yang telah resmi mulai dijual kepada publik pekan ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!