Pakar F1 Naomi Schiff memperingatkan bahwa masalah keandalan unit daya Mercedes dapat merugikan pemuncak klasemen Kimi Antonelli dalam perburuan gelar juara dunia musim ini. Sang pebalap muda asal Italia tersebut saat ini memimpin klasemen pebalap dengan mengantongi 320 poin, unggul jauh dari rekan setimnya yang berada di posisi kedua.
Berbicara di acara Sky Sports F1 Show menyusul balapan di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Schiff membahas akhir balapan yang memilukan bagi George Russell. Pebalap Inggris tersebut sebenarnya sedang dalam jalur perebutan podium ketika mengalami kegagalan unit daya pada lap-lap akhir balapan, yang membuat keunggulan rekan setimnya di puncak klasemen semakin melebar menjadi 84 poin.
Situasi pelik ini tentu mengundang tanya mengenai ketahanan mesin pabrikan Brixworth. Mengingat insiden serupa juga pernah menimpa mobil lainnya, kekhawatiran di garasi Toto Wolff sangat beralasan karena masalah teknis ini berpotensi merembet dan merugikan perolehan poin penting tim di kejuaraan konstruktor.

"Ini tidak bagus karena hal itu terus terjadi. Kejadian ini sudah berulang kali, tidak hanya pada mobil George. Kimi juga sempat mengalami beberapa masalah," ujar Schiff menjelaskan situasi pelik di garasi tim panah perak tersebut kepada para penggemar balap.
"Mobil-mobil bermesin Mercedes lainnya juga mengalami kendala. Jadi, ada masalah yang lebih besar yang saya pikir dikhawatirkan oleh Toto. Kita melihat rasa frustrasinya, dan kita bisa mengerti mengapa ia begitu frustrasi," tambahnya menegaskan urgensi perbaikan teknis yang harus segera diselesaikan oleh para insinyur.
Lebih lanjut, Schiff berargumentasi bahwa masalah unit daya tersebut bukan tidak mungkin akan merampas beberapa kemenangan dari genggaman Kimi Antonelli saat ia berjuang mengamankan gelar juara perdananya di ajang Formula 1. Terlebih para rival seperti Max Verstappen dan Isack Hadjar dari kubu Red Bull siap memanfaatkan setiap celah kelemahan teknis yang dialami oleh skuad asal Brackley tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!