Sebastien Ogier harus mengakhiri WRC Finlandia 2026 setelah mengalami kecelakaan pada SS17 Västilä 2, ketika ia sedang berada dalam jalur untuk mencatat waktu tercepat berdasarkan intermediate split.
Ogier keluar dari lintasan menjelang akhir special stage dan mobil Toyota miliknya terguling beberapa kali. Stage segera dihentikan dan ambulans dikirim ke lokasi sebagai tindakan keselamatan.
Toyota kemudian mengonfirmasi bahwa Ogier dan co-driver Julien Ingrassia dapat keluar dari mobil tanpa bantuan. Keduanya dalam kondisi sadar dan secara umum baik, tetapi tetap dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.


Setelah insiden tersebut, SS17 dibatalkan untuk kru yang belum menyelesaikan stage dan kemudian dijalankan sebagai road section. Sami Pajari tercatat sebagai yang tercepat, mengulangi hasilnya pada lintasan pertama Västilä, sementara Elfyn Evans hanya terpaut 0,1 detik.
“Itu stage yang fantastis dan sangat menyenangkan, tetapi kami hanya memastikan bisa melewatinya dengan aman,” kata Pajari. Hasil tersebut menjadi penting karena Ogier sebelumnya memimpin reli, sehingga keluarnya pembalap Prancis itu secara langsung mengubah dinamika perebutan kemenangan.
Elfyn Evans juga menjalani stage dengan pendekatan terkendali. Namun waktunya belum cukup untuk melewati Adrien Fourmaux dalam klasemen keseluruhan, dengan keduanya kini mencatat waktu identik dalam perebutan posisi ketiga.
Satu special stage masih tersisa pada Sabtu sebelum WRC Finlandia 2026 memasuki hari terakhir pada Minggu. Dengan Ogier tidak lagi berada dalam persaingan, fokus kini beralih kepada Pajari, Oliver Solberg, Fourmaux dan Evans menjelang penentuan akhir reli.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!