Carlos Sainz dilaporkan akan menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun bersama Williams, menurut media Spanyol. Keputusan ini menjadi sinyal kepercayaan pembalap asal Spanyol itu terhadap arah proyek tim asal Grove di tengah musim 2026 yang penuh tantangan.
Sainz bergabung dengan Williams pada awal 2026 setelah meninggalkan Ferrari, dengan kontrak awal tiga tahun. Kehadirannya dipandang sebagai kemenangan besar bagi tim pimpinan James Vowles, yang berhasil memboyong pembalap berpengalaman untuk memimpin kebangkitan tim. Pada musim pertamanya, Sainz langsung memberikan dampak signifikan dengan meraih podium di Azerbaijan dan Qatar – pencapaian pertama tim sejak Lance Stroll pada 2017, tidak termasuk finis kedua George Russell di Belgia 2021 yang kacau.
Musim 2026 berjalan lebih berat bagi Williams. Meski Sainz menunjukkan performa superior atas rekan setimnya Alex Albon di kualifikasi dengan keunggulan 9-2 dan selisih rata-rata 0,311 detik, tim kesulitan bersaing di papan atas. Mobil FW48 mengalami masalah sejak awal, gagal mengikuti tes shakedown Barcelona dan sempat terbebani bobot berlebih, meski tim telah mengambil langkah perbaikan.

Menurut laporan Marca, Sainz akan menandatangani perpanjangan satu tahun untuk bertahan di Williams hingga 2027. Keputusan ini datang di tengah spekulasi masa depannya, dengan paket upgrade besar dijadwalkan untuk Grand Prix Azerbaijan. Sainz sebelumnya sempat dikaitkan dengan Audi, namun peluang itu kini menipis karena tim puas dengan duo Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto.
Pilihan Sainz di tim papan atas juga terbatas. Red Bull dikunci dengan Max Verstappen dan Isack Hadjar, sedangkan Ferrari memiliki Lewis Hamilton dan Charles Leclerc dengan kontrak jangka panjang. Mercedes tidak berniat mengubah duo George Russell dan Kimi Antonelli, sementara McLaren juga solid dengan Lando Norris dan Oscar Piastri. Dengan demikian, bertahan di Williams menjadi pilihan paling realistis bagi Sainz.
Perpanjangan kontrak ini juga menjadi sinyal komitmen jangka panjang Sainz terhadap proyek Williams. Meski musim 2026 belum sesuai harapan, tim terus berbenah dan Sainz diyakini menjadi kunci dalam pengembangan mobil. Keputusan ini akan memberikan stabilitas bagi tim dan memungkinkan Sainz fokus penuh untuk mendorong Williams kembali ke papan atas.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!