Alex Criville dan Dani Pedrosa duduk bersebelahan di simulator DAZN 'Decoded', bukan untuk balapan, tapi untuk membedah salah satu gaya balap paling khas yang pernah dimiliki MotoGP. Bagi Criville, ada satu momen di Jerez yang selalu melekat: ketika Pedrosa sudah menegakkan motor sementara yang lain masih miring.
“Kebanyakan pembalap masih dalam posisi miring, tapi kamu sudah cukup tegak. Itu tidak mudah, kan? Teknik itu butuh banyak latihan dan presisi,” ujar Criville mengenang putaran terakhir GP Jerez. Kemampuan bangkit dari tikungan itu bukan sekadar soal agresivitas, melainkan cara cerdas membuka gas lebih awal dan memaksimalkan keluaran tikungan.
Criville menyoroti kemampuan Dani Pedrosa dalam hal 'pick-up', yaitu kecepatan mengangkat motor setelah menikung. Menurutnya, teknik tersebut memungkinkan Pedrosa memanfaatkan presisi Honda yang ia tunggangi. “Itu bukan hal yang bisa dilakukan semua orang,” tambahnya.

Dari Ketakutan Air hingga Adaptasi
Sisi lain yang jarang terungkap adalah hubungan Pedrosa dengan balapan basah. Criville mengingatkan bahwa dahulu hujan menjadi titik lemah Pedrosa, terutama karena ban hujan era itu minim umpan balik. “Saya ingat air adalah PR-mu. Kamu tidak pernah sepenuhnya percaya diri, tapi tetap saja sangat cepat,” kenangnya.
Pedrosa mengakui hal itu, namun ia berhasil beradaptasi dan menjadi kompetitif di segala kondisi. Evolusi ban hujan membuat sensasi berkendara jauh berbeda dari masanya, ketika crash bisa terjadi tanpa peringatan.
Percakapan pun beralih ke rivalitas Criville dengan Mick Doohan. Alih-alih permusuhan, Criville melihat Doohan sebagai tolok ukur. “Saya mengagumi Mick karena dia pembalap yang sangat lengkap. Tujuan saya adalah meniru dan melampauinya. Tidak ada dendam, hanya kerja keras,” ujarnya.
Bagi Alex Criville, sosok Pedrosa adalah paket lengkap: pembalap dengan teknik unik yang mampu mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Analisis ini bukan sekadar nostalgia, melainkan pelajaran tentang bagaimana detail kecil menentukan hasil di lintasan.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!