SPONSORED

Ruben Xaus Soroti Tekanan Marc Marquez Bikin Jorge Martin Lakukan Kesalahan Fatal di Australia

Notifikasi
Hari Okta M
Hari Okta M
0
Ruben Xaus Soroti Tekanan Marc Marquez Bikin Jorge Martin Lakukan Kesalahan Fatal di Australia
TO NEWS OVERVIEW
Ruben Xaus Soroti Tekanan Marc Marquez Bikin Jorge Martin Lakukan Kesalahan Fatal di Australia

Mantan pembalap profesional Ruben Xaus baru-baru ini memberikan analisis mendalam mengenai jalannya akhir pekan Grand Prix Australia yang dipangkas cuaca buruk. Berbicara dalam program Duralavita, Xaus menyoroti duel sengit yang terjadi di lintasan Phillip Island, khususnya insiden yang melibatkan Marc Marquez dan rival terdekatnya musim ini.

Menurut pengamatan Xaus, jalannya Sprint Race hari Sabtu menyajikan pertarungan kelas dunia sebelum cuaca ekstrem memaksa penyelenggara membatalkan seluruh agenda balapan utama pada hari Minggu. Dalam sesi pendek tersebut, Marquez keluar sebagai pemenang setelah terlibat pertarungan ketat melawan Jorge Martin. Namun, intensitas tinggi itu memakan korban ketika pesaing dari kubu Aprilia mengalami kecelakaan hebat yang berujung pada cedera patah tulang lengan kanan.

«Martin membuat lebih banyak kesalahan dari biasanya karena Marquez memaksanya untuk melakukan kesalahan tersebut,» ungkap Xaus, menganalisis bagaimana tekanan konstan dari sang juara dunia delapan kali memaksa para pesaingnya keluar dari zona nyaman mereka di atas motor.

GP Qatar 2026 MotoGP Panas: 15 Pembalap Tolak Balapan Demi Keamanan
Baca JugaGP Qatar 2026 MotoGP Panas: 15 Pembalap Tolak Balapan Demi Keamanan

Selain pertarungan di trek, Xaus juga mengkritik keputusan manajemen balapan terkait pembatalan balapan hari Minggu akibat cuaca ekstrem di Phillip Island. Ia menilai pihak penyelenggara sebenarnya sudah memprediksi kondisi buruk tersebut sejak hari Kamis, namun gagal mengantisipasi jadwal dengan memajukan balapan utama ke hari Sabtu.

ADVERTISEMENT

«Situasi ini juga membantu mengambil keputusan yang lebih mudah terkait pertunjukan kejuaraan,» tambah Xaus, menyoroti spekulasi seputar keuntungan politis dan tontonan bagi promotor demi menjaga ketatnya persaingan poin hingga akhir musim.

Pengalaman bertahun-tahun di sirkuit tepi laut tersebut membuat Xaus memahami betul tantangan angin kencang dan jarak pandang minim saat hujan mengguyur. Ia menegaskan bahwa referensi pengereman di Phillip Island sangat ekstrem, membuat para pembalap harus berjuang ekstra keras menjaga mesin tetap di atas aspal.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU