Akhir pekan di Grand Prix Amerika Serikat menyisakan rasa frustrasi mendalam bagi kubu Red Bull Racing, meskipun Max Verstappen kembali berhasil mengamankan podium. Suasana di hospitality tim tampak kurang bergairah selepas balapan hari Minggu di Circuit of the Americas. Para anggota tim mengakui bahwa kecepatan balap lawan terbukti mustihil untuk dikejar, namun kekecewaan terbesar justru bersumber dari ketidakmampuan tim memaksimalkan potensi paket mobil mereka di Austin.
Masalah tersebut tidak hanya berakar dari keputusan strategi yang dikritik oleh Verstappen—khususnya pemilihan kompon ban—tetapi juga inkonsistensi dari unit daya. Situasi semakin diperparah oleh dua kendala klasik yang terus berulang sepanjang musim ini: buruknya performa start dan gangguan teknis pada radio tim. Situasi pelik ini memicu kritik terbuka dari Isack Hadjar di media pen usai balapan.
Dalam komentarnya kepada media termasuk Motorsport.com, Hadjar secara blak-blakan menyuarakan kekesalannya terhadap detail-detail kecil yang kerap menghambat performa mereka di lintasan. "Saat ini, hal-hal kici inilah yang tidak bisa kami lakukan. Saya mengalami masalah radio yang buruk, saya bahkan tidak tahu apa yang sedang terjadi. Dan setiap kali saya melepas kopling, itu menjadi mimpi buruk. Jika kami memperbaiki dua masalah ini, kami mungkin sudah berada di podium. Rasanya kami bisa melakukan hal-hal tersulit, tetapi kami tidak bisa melakukan hal-hal sepele," ungkap Hadjar.

Pernyataan mengenai 'hal-hal tersulit' merujuk pada keberhasilan luar biasa Red Bull dalam memangkas ketertinggalan performa yang sebelumnya mencapai 1,2 detik per lap di awal musim. Namun, mengatasi masalah start dan komunikasi radio ternyata jauh lebih rumit dari perkiraan semula. Ketika dikonfirmasi mengenai keluhan tersebut, prinsipal tim menegaskan bahwa kedua masalah ini harus ditangani secara terpisah. Masalah radio dinilai tidak dapat diterima dan harus segera diselesaikan sebelum musim ini berakhir, sementara kendala start memerlukan waktu lebih lama dan diprediksi baru akan tuntas sepenuhnya pada regulasi tahun 2027.
Dilansir dari Motorsport.com, pihak manajemen tim mengakui bahwa kendala komunikasi radio membuat operasional di garasi dan lintasan menjadi sangat sulit bagi semua orang, sehingga perbaikan cepat menjadi prioritas utama. Sementara itu, masalah pada prosedur start melibatkan sistem kopling yang kompleks dan membutuhkan pengembangan jangka panjang agar stabilitas peluncuran mobil dapat kembali optimal pada musim-musim mendatang. Baca analisis mendalam mengenai perkembangan teknis Formula 1 di sini.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!