Formula 1, Sportrik Media - Sejumlah perkembangan penting mengemuka jelang musim Formula 1 terbaru, mencakup perubahan siaran pramusim, pandangan mantan pimpinan tim terhadap peluang gelar juara, hingga respons regulator terhadap era mesin baru.

Sky Sports F1 Ubah Jadwal Siaran Tes Bahrain
Sky Sports F1 mengonfirmasi perubahan pola siaran tes pramusim Bahrain. Untuk tes pertama, hanya satu jam terakhir aktivitas lintasan setiap hari yang akan disiarkan langsung, kemudian dilanjutkan dengan program analisis malam hari. Kebijakan ini berbeda dari pendekatan liputan penuh yang diterapkan pada musim-musim sebelumnya.
Selengkapnya!

Christian Horner: Daniel Ricciardo Berpotensi Juara Dunia
Mantan prinsipal Red Bull Racing, Christian Horner, menyatakan keyakinannya bahwa Daniel Ricciardo bisa meraih gelar juara dunia jika ia memiliki mobil yang benar-benar kompetitif selama periode puncaknya bersama Red Bull.
Selengkapnya!

Lando Norris Prediksi Balapan Lebih Kacau
Pembalap McLaren, Lando Norris, memperkirakan Formula 1 akan menyajikan balapan yang lebih kacau dan sulit diprediksi. Menurutnya, perubahan besar pada aerodinamika dan sistem tenaga akan memberi pembalap lebih banyak opsi strategis dalam mengelola energi sepanjang balapan.
Kecelakaan yang Mengubah Karier Robert Kubica
Tepat 15 tahun lalu, karier Formula 1 Robert Kubica terhenti akibat kecelakaan reli serius. Insiden tersebut mengakhiri peluang Kubica untuk bergabung dengan Ferrari, sekaligus mengubah jalur kariernya di dunia balap internasional.

McLaren Buka Peluang Reuni dengan Fernando Alonso
CEO McLaren, Zak Brown, mengakui ketertarikannya untuk kembali bekerja sama dengan Fernando Alonso di ajang Indianapolis 500. Pernyataan ini menghidupkan kembali wacana kolaborasi McLaren dan Alonso di luar Formula 1.
FIA Tanggapi Kekhawatiran Dominasi Era Mesin Baru
FIA melalui direktur single seater Nicolas Tombazis menepis kekhawatiran bahwa mesin Formula 1 generasi terbaru akan menciptakan dominasi sepihak seperti yang terjadi pada awal era turbo hibrida 2014. FIA menilai regulasi saat ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kompetisi.
Rangkaian isu tersebut menegaskan bahwa Formula 1 memasuki musim baru dengan banyak variabel teknis dan strategis yang berpotensi membentuk arah persaingan sejak awal musim.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!