Pol Espargaro mengaku balapan MotoGP Misano 2026 membuatnya kelelahan luar biasa. Pembalap Tech3 KTM itu finis ke-14, tetapi performa Jumat yang menembus posisi 10 besar latihan menjadi sorotan. Dalam balapan penuh, Espargaro merasa energi terkuras, terutama delapan lap terakhir. "Saya sangat lelah," ujarnya. "Delapan lap terakhir terlalu berat. Jika sprint, saya kompetitif. Tapi lengan kanan dan punggung mulai bermasalah, saya mengendarai motor seperti orang tua."
Espargaro menjelaskan bahwa Misano memiliki tingkat cengkeraman aspal yang sangat tinggi, membuat motor terasa super-fisik. "Cengkeraman ekstra membuat motor sangat fisik," katanya. "Bandingkan dengan Barcelona yang gripnya rendah, Anda tidak akan lelah. Di sini, setiap akselerasi di limit, G-force tinggi saat pengereman, arah ganti, tikungan cepat – nomor 11, 12, 13, rem, dan beban berat ke tikungan 14. Semuanya sulit."
Faktor cedera awal musim juga masih membayangi. Espargaro tidak menjalani pramusim penuh untuk membangun kondisi fisik, dan jarang mengendarai motor. "Kombinasi banyak hal," akunya. "Saya tidak punya pramusim untuk membangun fisik. Saya tidak sering mengendarai motor, jadi tidak tahu perilaku ban saat sudah 20 lap. Saya sangat cemas di lap pertama karena berada di limit. Mencoba mengikuti pembalap lain, saya lebih cepat lelah."

Meski demikian, Espargaro tetap kompetitif di sprint. "Saya senang akhir pekan ini bisa kompetitif dalam satu lap, di sprint. Di sprint, saya benar-benar kompetitif, sama seperti Brad [Binder] dan Enea [Bastianini]. Tapi setelah itu, saya kesulitan dengan kondisi fisik dan teknis mengendarai motor."
Espargaro juga menyoroti usia yang tak lagi muda. "Saya menua – 35 tahun, melawan pembalap 25 tahun. Itu intinya. Jujur, saya merasa lebih lelah dari seharusnya. Bahkan jika saya berlatih, tetap sulit. Jadi rasa hormat saya untuk Marc Marquez dan Johann Zarco."
Dengan hasil ini, Espargaro masih berjuang menyesuaikan diri dengan KTM RC16. Ia menggantikan Maverick Vinales di Tech3 KTM, dan balapan di Misano menjadi yang ketiga. Meski finis di posisi 14, penampilan di latihan dan sprint menunjukkan potensi. Namun, tantangan fisik dan adaptasi teknis masih menjadi pekerjaan rumah.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!