Formula 1, Sportrik Media - Pierre Gasly menargetkan Alpine F1 Team mampu meningkatkan daya saing dan mulai menekan McLaren serta Ferrari pada paruh kedua musim Formula 1 2026.
Alpine secara strategis mengorbankan musim 2025 untuk memfokuskan sumber daya pada pengembangan mobil generasi baru sesuai regulasi 2026. Pendekatan ini mulai menunjukkan hasil awal, dengan tim mengumpulkan 15 poin dari tiga seri pembuka melalui performa konsisten Gasly, yang menempatkan mereka di posisi kelima klasemen konstruktor.
Seperti tim lainnya, Alpine memanfaatkan jeda April untuk mempercepat pengembangan di pabrik, dengan tujuan meningkatkan performa saat musim kembali bergulir. Namun, Gasly menegaskan bahwa peningkatan signifikan tidak akan terjadi dalam waktu singkat, melainkan melalui proses bertahap yang terstruktur.

"Ini tidak akan terjadi hanya dalam satu bulan," ujar Gasly.
"Namun saya ingin melihat kami, setelah jeda musim panas, menjadi lebih kompetitif dalam kelompok bersama McLaren dan Ferrari."
Gasly mengacu pada data performa di Jepang sebagai indikator jarak yang masih harus ditutup. Dalam balapan tersebut, Alpine tertinggal sekitar tujuh detik dalam 28 lap, yang setara dengan defisit tiga hingga empat persepuluh detik per lap dibandingkan rival langsung di kelompok tengah atas.
"Di Jepang, selisihnya sekitar tujuh detik dalam 28 lap, jadi sekitar tiga sampai empat persepuluh per lap."
"Itulah area yang harus kami kejar. Kami tahu apa yang perlu ditingkatkan, dan itu hal yang positif."
Salah satu perubahan signifikan Alpine musim ini adalah peralihan dari power unit Renault ke mesin Mercedes. Gasly menegaskan bahwa faktor tersebut kini memberikan kepastian dalam hal performa mesin, sehingga tim dapat sepenuhnya memfokuskan upaya pada pengembangan sasis dan aspek aerodinamika.
"Kami tahu bahwa kami tidak perlu khawatir tentang power unit, karena kami mendapatkan yang terbaik yang tersedia."
"Kami hanya perlu fokus pada sasis dan apa yang kami lakukan. Kami memiliki paket yang baik, tetapi kami harus membuatnya lebih baik."
Dengan fondasi teknis yang lebih stabil dari sisi power unit dan arah pengembangan yang jelas pada sasis, Alpine menargetkan lonjakan performa pada paruh kedua musim. Keberhasilan mencapai target tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan apakah mereka mampu bergabung dalam pertarungan lebih ketat dengan McLaren dan Ferrari saat musim 2026 memasuki fase krusial.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!