Oscar Piastri harus menelan pil pahit di Grand Prix Azerbaijan. Pembalap McLaren itu finis di posisi ke-14 setelah terjebak di area run-off Tikungan 1, menyia-nyiakan peluang podium yang sudah di depan mata. Kesalahan kecil, konsekuensi besar.
Start dari baris kedua setelah kualifikasi gemilang di posisi ketiga, Piastri langsung tancap gas. Ia sempat menahan tekanan Max Verstappen sebelum akhirnya takluk. Namun, harapan itu sirna ketika ia memblokir ban depan saat bertahan dari serangan Isack Hadjar. Mobilnya melintir ke run-off, dan balapan pun berubah arah.
“Sangat disayangkan, hasilnya tidak sesuai harapan,” ujar Piastri usai balapan. “Kami punya pace untuk podium dan berada di posisi ideal. Stint pertama sangat positif, tapi di stint kedua ban medium tidak memberikan feel yang sama. Blokir di tikungan pertama membuat kami terpuruk dengan ban yang rusak, sangat membatasi peluang pemulihan.”

McLaren sebenarnya datang ke Baku dengan modal besar. Lando Norris juga punya kecepatan, tapi ia harus rela melihat balapan dari pinggir lintasan setelah insiden dengan Franco Colapinto. Dua mobil oranye gagal menyelesaikan balapan sesuai ekspektasi. Ini pukulan telak bagi tim yang sedang bersaing di papan atas.
Bagi Piastri, ini adalah pelajaran berharga. “Di luar hasil, ini akhir pekan yang sangat positif bagi saya. Saya belajar banyak dan merasa lebih nyaman mengeksplorasi potensi mobil. Kami akan analisis apa yang terjadi, tutup halaman ini, dan fokus ke Malaysia. Mari kita lihat apa yang bisa kami lakukan di sana,” tambahnya.
Kegagalan di Baku membuat McLaren semakin tertinggal dalam perburuan gelar. Max Verstappen yang tampil dominan semakin kokoh di puncak klasemen. Sementara itu, Piastri harus puas turun ke peringkat yang lebih rendah. Balapan di Malaysia nanti akan menjadi ujian mental bagi tim dan pembalap.

Dengan sisa musim yang semakin pendek, setiap poin sangat berarti. McLaren tidak bisa lagi mengulangi kesalahan seperti ini jika ingin menjaga asa juara. Piastri pun dituntut untuk lebih tenang di momen-momen krusial. Kita tunggu aksi mereka di Sepang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!