Advertisement Sportrik
15s

Peringatan Keras Tardozzi: Bagnaia Harus Adaptasi GP 2025

Notifikasi
Peringatan Keras Tardozzi: Bagnaia Harus Adaptasi GP 2025
Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi © STMimages

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menanggapi pernyataan Pecco Bagnaia menjelang Grand Prix Austria 2025, menegaskan bahwa sang pembalap harus beradaptasi dengan motor Desmosedici GP25. Meski Bagnaia berada di posisi ketiga klasemen, ia kesulitan menemukan ritme, berbeda dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang langsung nyaman dengan motor. Analisis mendalam pernyataan Tardozzi menyoroti tantangan Bagnaia di Red Bull Ring. Akankah ia bangkit?


Bagnaia, juara dunia tiga kali, mengaku GP25 lebih cocok dengan gaya balap Marquez, yang memimpin klasemen. Dalam wawancara dengan Sky, Tardozzi menilai masalah Bagnaia tidak terlalu serius. “Hasil menunjukkan Pecco masih punya jiwa juara. Di balapan terakhir, meski kesulitan di pagi hari, ia meraih pole position sejam kemudian,” ujarnya. Namun, Tardozzi mengakui kurangnya harmoni antara Bagnaia dan motornya. “Jelas, kami harus menemukan keseimbangan. Sekarang, Pecco harus beradaptasi dengan motor kami, dan saya yakin ia bisa tampil baik di Austria,” tambahnya.

Francesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026
Baca JugaFrancesco Bagnaia Nyaris Gagal Q2 MotoGP COTA 2026


ADVERTISEMENT

Marquez menunjukkan adaptasi instan dengan GP25, memimpin FP1 Austria dengan 1:29.376, diikuti Bagnaia di posisi kedua (1:29.686). Meski tertinggal 0,310 detik, Bagnaia tetap menjadi ancaman, terutama dengan rekor tiga kemenangan beruntun di Red Bull Ring. Tardozzi optimistis Bagnaia dapat menemukan solusi di lintasan ini, yang dikenal menguntungkan Ducati karena lurusan panjang dan kecepatan tingginya.


Tardozzi juga mengomentari lintasan Balaton Park, yang akan menjadi tuan rumah Grand Prix Hungaria minggu depan. Setelah tes privat Ducati, ia menyebut lintasan tersebut “sedikit kecil” dan kurang lebar untuk standar MotoGP. “Para juara MotoGP akan beradaptasi, tapi lintasan ini tidak ideal untuk motor kami,” katanya. Pernyataan ini menambah konteks tantangan adaptasi yang dihadapi Bagnaia di lintasan teknis.

ADVERTISEMENT


Dengan tekanan untuk beradaptasi, Bagnaia menghadapi ujian besar di Red Bull Ring. Penampilan kuat di FP1 menunjukkan potensinya, tetapi konsistensi akan menjadi kunci untuk mengejar Marquez di klasemen. Analisis mendalam menunjukkan bahwa kemampuan Bagnaia menyesuaikan gaya balapnya dengan GP25 akan menentukan peluangnya di paruh kedua musim. Bisakah ia menjawab tantangan Tardozzi dengan kemenangan di Austria?


ADVERTISEMENT

Untuk pembaruan terkini tentang MotoGP dan perkembangan pembalap, kunjungi SPORTRIK.

Klasemen MOTOGP DRIVERS CHAMPIONSHIP
POS FOTO RIDER / TEAM PTS
1
Marco Bezzecchi
Marco Bezzecchi Aprilia Racing
56
2
Jorge Martin
Jorge Martin Aprilia Racing
45
3
Pedro Acosta
Pedro Acosta Red Bull KTM Factory Racing
42
4
Fabio Di Giannantonio
Fabio Di Giannantonio Pertamina Enduro VR46 Racing Team
37
5
Marc Marquez
Marc Marquez Ducati Lenovo Team
34
6
Ai Ogura
Ai Ogura Trackhouse MotoGP Team
33
7
Raul Fernandez
Raul Fernandez Trackhouse MotoGP Team
29
8
Alex Marquez
Alex Marquez BK8 Gresini Racing MotoGP
13
9
Brad Binder
Brad Binder Red Bull KTM Factory Racing
13
10
Franco Morbidelli
Franco Morbidelli Pertamina Enduro VR46 Racing Team
12
Klasemen MOTOGP CONSTRUCTORS CHAMPIONSHIP
POS FOTO CONSTRUCTOR PTS
1
Aprilia
Aprilia
64
2
Ducati
Ducati
47
3
KTM
KTM
42
4
Honda
Honda
16
5
Yamaha
Yamaha
8

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU