Jorge Lorenzo Yakin Pecco Bagnaia Bangkit 2026

Pecco Bagnaia
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Jorge Lorenzo menilai Francesco Bagnaia akan kembali membuktikan diri sebagai kandidat juara dunia meski menjalani musim 2025 yang sulit bersama Ducati.

Bagnaia mencatatkan musim terburuknya sejak bergabung dengan tim pabrikan Ducati pada 2025. Ia hanya meraih dua kemenangan dan finis kelima di klasemen akhir, tertinggal jauh dari rekan setim barunya, Marc Marquez, yang mendominasi dengan 11 kemenangan grand prix dan merebut gelar dunia ketujuhnya dengan motor yang sama.

Penurunan performa tersebut disebut-sebut berdampak pada masa depan Bagnaia di tim pabrikan, dengan Pedro Acosta santer dikabarkan sebagai pengganti potensial untuk era 850cc mendatang. Namun, awal pramusim 2026 menunjukkan sinyal positif, di mana Bagnaia merasa lebih nyaman dengan karakteristik GP26 saat tes Sepang.

Berbicara kepada situs resmi MotoGP di Sepang, Lorenzo menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan juara dunia dua kali tersebut.

“Pecco masih seorang juara, dia pembalap luar biasa, sangat cepat, sangat berbakat, sangat presisi, dan dia tidak menunjukkan itu tahun lalu,” ujar Lorenzo.

“Hasil buruknya tidak mencerminkan kemampuannya. Saya pikir ketika dia merasa lebih nyaman dengan motornya, dia akan menunjukkan bahwa dia kandidat juara.”

ADVERTISEMENT

Masalah utama Bagnaia musim lalu berpusat pada kurangnya feeling di bagian depan motor, yang kemudian ditelusuri berasal dari perangkat rear ride height pada GP25. Lorenzo memahami bagaimana perubahan kecil pada motor dapat berdampak besar terhadap performa, mengacu pada pengalamannya sendiri.

“Di level ini, ketika semua pembalap adalah yang terbaik dari yang terbaik, detail kecil sangat penting,” tambah Lorenzo.

“Saya ingat saat di Yamaha pada 2014, setahun sebelumnya saya bertarung dengan Marc Marquez untuk gelar. Saya sangat kuat, tetapi regulasi berubah, ban menjadi lebih keras, bahan bakar dikurangi dua liter, dan motor berubah total.”

“Dari luar mungkin terlihat tidak signifikan, tetapi bagi saya itu mengubah banyak hal, dan hasil saya sangat buruk di awal musim.”

Dengan adaptasi positif terhadap GP26 dan dukungan teknis terbaru, musim 2026 akan menjadi momen krusial bagi Bagnaia untuk mengembalikan statusnya sebagai penantang gelar di tengah persaingan yang semakin ketat.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU