Sergio Perez meyakini bahwa Sirkuit Jalan Raya Marina Bay dapat menjadi kesempatan terakhir bagi Cadillac untuk mencetak poin perdana mereka di ajang Formula 1 musim ini. Proyek yang didukung oleh General Motors tersebut memang harus menghadapi kenyataan pahit dalam kampanye debut mereka di grid utama. Meskipun tim dipimpin oleh sepasang pemenang Grand Prix berpengalaman di atas lintasan, mereka hingga kini masih belum mampu mengamankan satu pun angka di klasemen kejuaraan dunia.
Menyongsong akhir pekan Grand Prix Singapura, Perez secara tegas berpendapat bahwa seri ini mungkin menjadi peluang pamungkas bagi tim untuk membawa mobil mereka finis di posisi perolehan poin. Dilansir dari Motorsport Week, pembalap asal Meksiko itu menilai karakteristik unik sirkuit jalan raya sangat menuntut ketepatan tinggi. "Ini adalah kesempatan yang bagus bagi kami," ujar Sergio Perez kepada media termasuk Motorsport Week. Ia menambahkan bahwa situasi ini bisa jadi kesempatan terakhir mereka untuk melakukan sesuatu yang penting, mengingat selisih performa mobil saat ini dan ketiadaan komponen pembaruan baru dari tim.
Tantangan akhir pekan ini semakin kompleks karena Singapura untuk pertama kalinya akan menggelar format balapan Sprint di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay. Karakteristik trek yang terkenal memiliki tingkat kerumitan teknis yang sangat tinggi, ditambah dengan hanya tersedianya satu sesi latihan bebas pada hari Jumat sebelum langsung menghadapi kualifikasi sprint, menjadi sumber kekhawatiran tersendiri bagi Sergio Perez. Format tersebut dinilai menghadirkan variabel ketidakpastian yang jauh lebih besar bagi seluruh garasi.

"Format sprint ini memberikan sedikit lebih banyak ketidakpastian pada akhir pekan, sedikit lebih banyak ketegangan," lanjut Sergio Perez. Pada sebuah sirkuit jalan raya, di mana sebuah balapan membutuhkan waktu dan kepercayaan diri tinggi untuk dibangun secara bertahap, faktor kemampuan pembalap dapat membuat perbedaan nyata. Mantan pembalap Red Bull yang pernah menaklukkan jalanan Singapura pada musim 2022 ini merasa dirinya siap mengemban tugas berat tersebut.
Kendati demikian, Sergio Perez mengakui bahwa Cadillac wajib tampil melebihi kapasitas maksimal jika ingin mengamankan posisi start yang kompetitif pada hari Minggu. Sesi latihan yang sangat terbatas membuat proses adaptasi menjadi krusial. "Biasanya di sirkuit lain, Anda butuh sedikit waktu untuk mencapai kecepatan penuh. Jadi, hanya ada satu sesi latihan menuju kualifikasi adalah hal yang bagus," tutupnya. Tim harus mengerahkan segalanya terutama demi menghadapi kualifikasi agar bisa mendulang hasil positif seperti yang pernah mereka tunjukkan sebelumnya di Baku.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!