Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen dari Red Bull mendominasi Grand Prix Italia 2025, memecahkan rekor balapan tercepat dalam sejarah F1. Namun, McLaren menuai kritik atas perintah tim yang memaksa Oscar Piastri menyerahkan posisi kedua kepada Lando Norris. Berikut daftar pemenang dan pecundang dari balapan ini.
Pemenang: Max Verstappen
Verstappen tampil tak terbendung di Monza, mengubah pole position menjadi kemenangan dengan selisih 19,2 detik atas Norris. Ia menyelesaikan 53 lap dalam 73 menit, memecahkan rekor balapan tercepat F1. Dominasinya menegaskan kebangkitan Red Bull setelah musim yang penuh tantangan.
“Ini adalah kemenangan yang luar biasa. Mobil terasa sempurna, dan kami mengeksekusi strategi dengan baik,” ujar Verstappen.
Keberhasilan ini menandai kemenangan ketiga Verstappen musim ini, mengukuhkan posisinya sebagai pembalap terdepan meski peluang gelar sudah tipis.

Pemenang: Lando Norris
Meski kontroversial, Norris diuntungkan oleh perintah tim McLaren. Pit stop lambat selama 5,9 detik membuatnya kehilangan posisi kedua kepada Piastri, namun perintah tim memastikan Norris kembali ke posisi tersebut. Hasil ini memangkas jarak poin dengan Piastri di klasemen menjadi 31 poin, menjaga peluangnya dalam perebutan gelar.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi di pit stop, tapi kami tetap meraih poin bagus,” kata Norris.
Pecundang: McLaren
McLaren menghadapi kritik keras atas keputusan perintah tim di lap 49. Meski finis kedua dan ketiga adalah hasil solid, keputusan meminta Piastri menyerahkan posisi kepada Norris memicu kontroversi. Banyak yang menilai keputusan ini tidak adil, terutama karena Piastri sedang memimpin klasemen kejuaraan.
“Kami sepakat pit stop lambat adalah bagian dari balapan, jadi saya tidak mengerti mengapa harus menyerahkan posisi,” ungkap Piastri melalui radio tim.
Keputusan ini berpotensi mengganggu harmoni tim, terutama dengan kedua pembalap bersaing ketat untuk gelar juara dunia pertama mereka.
Pecundang: Oscar Piastri
Piastri menjadi korban utama keputusan McLaren. Meski menunjukkan kecepatan kompetitif dan memanfaatkan pit stop cepat, ia terpaksa menyerahkan posisi kedua kepada Norris. Tanpa perintah tim, ia bisa memperlebar keunggulan klasemen menjadi 37 poin. Kekecewaan Piastri terlihat jelas, menambah tekanan pada dinamika internal McLaren.
Pemenang: Alex Albon
Alex Albon dari Williams tampil impresif, finis ketujuh setelah memulai dari posisi belakang. Konsistensinya memperkuat posisi Williams dalam persaingan kelas menengah, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam balapan.
Pecundang: Ferrari
Ferrari mengecewakan di kandang sendiri, dengan Charles Leclerc finis keempat dan Lewis Hamilton keenam. Meski mendapat dukungan besar dari tifosi, Ferrari tidak mampu menantang Red Bull atau McLaren, menambah catatan musim yang sulit.
Grand Prix Italia 2025 menjadi panggung dominasi Max Verstappen dan kontroversi McLaren. Sementara Red Bull merayakan rekor dan kemenangan, McLaren harus menghadapi dampak keputusan timnya. Persaingan Norris dan Piastri akan menjadi sorotan di seri berikutnya. Untuk pembaruan lebih lanjut, kunjungi Sportrik.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
219 |
|
2
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
169 |
|
3
|
|
George Russell
Mercedes
|
160 |
|
4
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
138 |
|
5
|
|
Lando Norris
McLaren
|
128 |
|
6
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
109 |
|
7
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
92 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
68 |
|
9
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
43 |
|
10
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
42 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
379 |
|
2
|
|
Ferrari
|
307 |
|
3
|
|
McLaren
|
220 |
|
4
|
|
Red Bull
|
177 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
66 |
|
6
|
|
Alpine F1 Team
|
61 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Audi
|
12 |
|
9
|
|
Williams
|
11 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Baca Juga
Marc Marquez akui sempat ragu lanjut MotoGP setelah 2026 karena kondisi fisik. Kontrak baru dengan Ducati hingga 2028 menegaskan komitmennya.
Masa depan Maverick Vinales di KTM makin tak pasti. Negosiasi finansial untuk mengakhiri kontrak lebih cepat disebut sudah berjalan, jelang MotoGP Aragon.
Iker Lecuona mengaku sangat suka ban Michelin saat menjadi pengganti di MotoGP Silverstone. Ini bisa jadi sinyal penting untuk masa depannya di WorldSBK 2027.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!