Michele Pirro tidak tinggal diam melihat tekanan yang terus menggunung di pundak Francesco Bagnaia. Dalam wawancara eksklusif dengan GPone saat menghadiri Dunlop CIV di Cremona, pembalap penguji resmi Ducati itu angkat bicara keras membela juara dunia dua kali tersebut. “Kita tidak bisa menghapus apa yang sudah ia lakukan untuk Ducati,” tegas Pirro, dikutip dari Motosan.es.
Pernyataan itu muncul di tengah musim yang penuh teka-teki bagi Ducati. Lihat saja bagaimana performa mereka bergelombang: setelah mendominasi di MotorLand Aragon dan Misano, tim pabrikan Borgo Panigale justru kesulitan di Red Bull Ring—sirkuit yang selama ini menjadi kandang mereka. Pirro mengakui tahun ini memang sulit diprediksi. “Kami sudah terbiasa dengan pasang surut di sirkuit yang tampaknya menguntungkan atau tidak. Di Misano kami dikira akan bermasalah, malah menang telak. Di Spielberg, yang biasanya kami kuasai, justru kami kesulitan,” jelasnya.
Bagi Pirro, inkonsistensi ini bukanlah sebuah anomali, melainkan ciri khas kejuaraan musim ini. Ia menilai tidak ada penjelasan logis di balik naik-turunnya performa Ducati. “Aneh, tidak ada penjelasan masuk akal,” ujarnya. Namun ia menegaskan tim tidak akan menyerah. “Kejuaraan dunia akan berakhir di Valencia, kita lihat nanti. Kami sudah melakukan yang terbaik dan akan terus melakukannya. Kami tidak menyerah, mengingat beberapa bulan lalu segalanya tampak sudah hilang,” tambahnya.

Sikap tenang juga ditunjukkan Pirro saat menanggapi tekanan yang mulai mengarah ke Nicolo Bulega, yang digadang-gadang naik ke MotoGP bersama generasi baru. Menurutnya, terlalu dini untuk menarik kesimpulan. “Masih terlalu cepat untuk mengambil kesimpulan,” katanya, memberi ruang bagi Bulega untuk berkembang tanpa beban berlebih.
Yang jelas, dukungan untuk Bagnaia menjadi pesan utama Pirro. Ia mengingatkan publik bahwa kontribusi Bagnaia bagi Ducati tidak bisa dilupakan begitu saja hanya karena periode sulit. “Kami harus bergerak hari demi hari, selangkah demi selangkah,” pungkasnya. Dengan sisa musim yang masih panjang, Ducati akan terus beradaptasi sirkuit demi sirkuit, berharap momentum kembali berpihak pada mereka.

Analisis: Pernyataan Pirro mencerminkan upaya Ducati menjaga stabilitas mental tim di tengah kompetisi yang semakin ketat. Dengan performa yang naik-turun, dukungan internal menjadi kunci untuk mempertahankan fokus Bagnaia dan mempersiapkan transisi generasi bersama Bulega.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!