SPONSORED

Pedro Acosta Peringatkan Format Kualifikasi MotoGP 2027

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Pedro Acosta Peringatkan Format Kualifikasi MotoGP 2027
TO NEWS OVERVIEW
Pedro Acosta warns “we are not racing cars” © Gold and Goose

Pembalap muda berbakat Pedro Acosta secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap rencana perubahan format akhir pekan balap MotoGP yang dijadwalkan mulai berlaku pada musim 2027 mendatang. Dilansir dari Crash.net, pembalap asal Spanyol tersebut memperingatkan bahwa penambahan sesi kualifikasi khusus Sprint akan memicu peningkatan tingkat stres yang signifikan, mendongkrak risiko cedera fisik bagi para pembalap, serta menghilangkan sesi pemanasan penting di hari Minggu.

Mulai musim 2027, MotoGP berencana menerapkan sesi kualifikasi terpisah khusus untuk balapan Sprint yang akan dilangsungkan pada hari Jumat, dengan mengorbankan waktu latihan bebas yang biasa dimanfaatkan tim untuk mencari set-up optimal. Sementara itu, sesi kualifikasi hari Sabtu akan murni digunakan untuk menentukan posisi start Grand Prix utama, di mana seluruh pembalap wajib melalui fase Q1 sebelum 12 pembalap tercepat melaju ke Q2.

Bagi Pedro Acosta, penambahan intensitas risiko tinggi ini merupakan langkah yang keliru, mengingat kejuaraan dunia saat ini sudah menghadirkan balapan Sprint di seluruh 22 seri kalender balap. Tekanan psikologis dan fisik yang harus ditanggung oleh para atlet roda dua di level premier sudah berada di ambang batas maksimal sejak hari pertama kedatangan mereka di sirkuit.

Jack Miller Soroti Regulasi Baru MotoGP 2027 dan Sesi Warm-Up
Baca JugaJack Miller Soroti Regulasi Baru MotoGP 2027 dan Sesi Warm-Up

"Kami tidak punya pilihan, jadi tidak terlalu penting apa yang kami pikirkan tentang hal ini," ujar Pedro Acosta saat ditemui di sela-sela akhir pekan balap di Mandalika pada hari Kamis. "Namun itu akan menjadi tahun yang sangat berat, karena Anda tahu betapa besar stres yang dialami seorang pembalap selama akhir pekan MotoGP, karena seringkali akhir pekan sudah dimulai sejak hari Rabu dengan pra-acara dan semua hal tersebut."

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, pemenang balapan bersama KTM yang bersiap hijrah untuk bertandem dengan Marc Marquez di kubu Ducati pada 2027 ini menyoroti konsekuensi fisik yang harus diterima pembalap jika dibandingkan dengan ajang balap roda empat. Menurutnya, tubuh manusia adalah perisai utama saat insiden kecelakaan terjadi di atas lintasan aspal.

"Kami sudah mempertaruhkan banyak hal. Kami tidak membalap mobil. Ketika kami mengalami kecelakaan, bahkan jika itu kecelakaan kecil, tubuh kamilah yang menyentuh tanah dan bukan kokpit. Untuk ini, saya pikir kita harus memikirkannya. Kita sudah mempertaruhkan terlalu banyak hal," tegas Pedro Acosta menyoroti bahaya keselamatan kerja para pembalap.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU