SPONSORED

Format Kualifikasi Baru MotoGP 2027: Antara Showbiz dan Risiko

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Format Kualifikasi Baru MotoGP 2027: Antara Showbiz dan Risiko
TO NEWS OVERVIEW
Format Kualifikasi Baru MotoGP 2027: Antara Showbiz dan Risiko

Perombakan besar-besaran akan segera menghantam kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi, di mana MotoGP dipastikan beralih menggunakan format dua sesi kualifikasi terpisah mulai musim 2027 mendatang. Keputusan radikal ini menghadirkan sesi khusus pada hari Jumat untuk menentukan susunan grid balapan sprint, sekaligus merombak total struktur akhir pekan balap yang sudah akrab bagi para penggemar.

Perubahan ini secara otomatis menandai berakhirnya sesi latihan bebas pemanasan atau warm-up yang selama ini menjadi tradisi di pagi hari. Sebagai gantinya, Dorna Sports bersama para pemangku kepentingan mengurangi waktu latihan non-kompetitif secara keseluruhan. Nantinya, akan ada dua sesi kualifikasi terpisah, yakni kualifikasi sprint 15 menit pada hari Jumat sore serta format baru Q1 untuk balapan utama pada Sabtu pagi dengan seluruh pembalap turun ke lintasan secara bersamaan.

Dilansir dari The-Race, perombakan ini memicu berbagai perdebatan sengit di dalam paddock, termasuk kekhawatiran terkait aspek keselamatan dan beban kerja pembalap. Di bawah format baru ini, seluruh pembalap yang memburu tiket Q2 harus kembali memeras keringat dan motor mereka di sesi Q1, setelah sebelumnya harus habis-habisan berjuang sejak sesi latihan hari Jumat. Sejumlah kalangan menilai langkah ini justru bertentangan dengan upaya pengurangan beban bagi para rider di tengah kalender balap yang semakin padat.

Jack Miller Soroti Regulasi Baru MotoGP 2027 dan Sesi Warm-Up
Baca JugaJack Miller Soroti Regulasi Baru MotoGP 2027 dan Sesi Warm-Up

Wakil CEO Carlos Ezpeleta menyatakan bahwa format tersebut diusulkan oleh para tim, dan pihaknya kemudian bekerja sama dengan tim serta pembalap untuk mencapai format terbaik. Namun, fakta di lapangan menunjukkan dinamika yang berbeda karena beberapa sumber di paddock meragukan klaim bahwa keputusan ini sepenuhnya didukung oleh seluruh kontestan di kejuaraan.

ADVERTISEMENT

Banyak pihak melihat kebijakan anyar ini lebih condong sebagai langkah promosi demi mendongkrak aspek pertunjukan hiburan akhir pekan, ketimbang fokus murni pada esensi balapan itu sendiri. Tidak hanya itu, kelas pembatas seperti Moto2 dan Moto3 dikhawatirkan semakin terpinggirkan dalam perombakan masif yang dirancang untuk memaksimalkan tontonan dramatis bagi para penonton global.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU