Rally, Sportrik Media - Oliver Solberg dari Toyota Gazoo Racing mencetak waktu tercepat pada SS11 Reli Canary Islands 2026, sementara Sebastien Ogier tetap mempertahankan posisi terdepan secara keseluruhan.
Etape Moya – Galdar 1 sepanjang 28,9 kilometer menjadi ujian teknis terbesar sejauh ini dalam reli aspal Canary Islands. Solberg dan Ogier tampil sangat kompetitif sepanjang etape, dengan selisih waktu yang terus berubah di setiap split time. Ogier sempat unggul hingga 2,5 detik di sektor awal, namun Solberg mampu meningkatkan ritme di bagian akhir untuk merebut kemenangan etape dengan margin sangat tipis, hanya 0,1 detik.
Kondisi lintasan semakin kompleks akibat hujan yang kembali turun, terutama di sektor akhir etape yang membuat permukaan aspal menjadi sangat licin. Hal ini memaksa pembalap untuk mengubah pendekatan, khususnya dalam pengereman dan akselerasi keluar tikungan cepat.

“Di bagian akhir sangat licin karena hujan, jadi kami sedikit kurang beruntung,” ujar Ogier, menyoroti dampak langsung kondisi lintasan terhadap performanya.
Solberg juga menghadapi tantangan serupa, termasuk momen ketika mobilnya melebar akibat kontaminasi kotoran di lintasan. Meski demikian, ia tetap mampu menjaga momentum untuk mengamankan waktu terbaik.
“Di beberapa tempat ada kotoran yang tidak terduga. Saya sedikit melebar dan menyentuh pembatas, tetapi tidak ada kerusakan besar,” jelas Solberg.
Di belakang keduanya, Elfyn Evans tidak mampu menyamai kecepatan dan tertinggal delapan detik dari waktu terbaik. Secara keseluruhan, Ogier kini memimpin reli dengan keunggulan 5,3 detik atas Solberg, sementara Evans di posisi ketiga mulai kehilangan kontak dengan selisih 18,2 detik dari pimpinan.
Sami Pajari dan Takamoto Katsuta semakin tertinggal dari tiga besar. Pajari masih berada di posisi keempat, namun selisihnya melebar menjadi 44 detik dari puncak klasemen, dengan Katsuta berada sangat dekat di belakangnya.
“Cukup menantang. Secara keseluruhan tidak buruk mengingat banyak bagian licin, tetapi mungkin saya harus mendorong lebih keras lagi,” ujar Pajari.
Dari kubu Hyundai Motorsport, Adrien Fourmaux menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mendekati ritme Toyota, meskipun hanya berada di posisi keenam pada etape ini. Secara keseluruhan, Fourmaux tetap berada di posisi yang sama dengan selisih hampir satu setengah menit dari pimpinan reli.
Dengan tiga etape tersisa pada Sabtu, tekanan akan meningkat bagi para pembalap untuk mengelola risiko di kondisi lintasan yang terus berubah. Konsistensi dan kemampuan membaca grip akan menjadi faktor kunci dalam menentukan arah persaingan menuju hari penentuan pada Minggu.
Klasemen Sementara WRC Canary Islands 2026 (SS11/18)
| Pos | Pembalap | Mobil | Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Sebastien Ogier | Toyota | 1:26:38.1 |
| 2 | Oliver Solberg | Toyota | +5.3 |
| 3 | Elfyn Evans | Toyota | +18.2 |
| 4 | Sami Pajari | Toyota | +44.0 |
| 5 | Takamoto Katsuta | Toyota | +49.8 |
| 6 | Adrien Fourmaux | Hyundai | +1:24.8 |
| 7 | Dani Sordo | Hyundai | +1:44.5 |
| 8 | Thierry Neuville | Hyundai | +1:51.6 |
| 9 | Josh McErlean | Ford | +2:52.3 |
| 10 | Jon Armstrong | Ford | +3:12.3 |
Hasil SS11 memperlihatkan duel ketat di lini depan antara Ogier dan Solberg, sekaligus memperjelas jarak performa terhadap pembalap lain. Dengan kondisi lintasan yang tidak konsisten, setiap kesalahan kecil berpotensi berdampak besar dalam perebutan kemenangan reli Canary Islands 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!