WorldSBK, Sportrik Media - Xavi Vierge mencatatkan tiga hasil finis di dalam 10 besar pada putaran Assen WorldSBK 2026, termasuk posisi keenam yang menjadi hasil terbaiknya bersama Yamaha dalam kondisi lintasan kering musim ini.
Pembalap asal Spanyol tersebut kembali menunjukkan keunggulan performa dibanding rekan setimnya Andrea Locatelli dalam kondisi kering. Namun, musim 2026 menjadi fase adaptasi bagi Vierge setelah bergabung dengan Yamaha dari tim pabrikan Honda, dengan karakter motor YZF-R1 yang masih membutuhkan pemahaman lebih lanjut.
Meskipun demikian, perkembangan terlihat jelas di Assen. Locatelli yang dikenal kuat di sirkuit ini tampil lebih kompetitif sepanjang akhir pekan, memberikan referensi tambahan bagi Vierge dalam memahami potensi motor. Interaksi performa antar rekan setim ini menjadi faktor penting dalam peningkatan kecepatan Vierge.

“Sejak awal, saya merasa cocok dengan motor ini. Saya punya feeling yang baik dan cukup cepat. Ini salah satu sirkuit terkuat Andrea, dan akhir pekan ini dia sangat cepat. Itu membantu saya karena saya bisa belajar darinya,” ujar Vierge setelah Race 2.
Peningkatan performa Vierge juga terlihat jelas pada balapan hari Minggu dibandingkan Race 1 pada Sabtu. Ia mengakui kesulitan awal terutama dalam mengelola ban depan, yang berdampak langsung pada penurunan performa selama balapan pertama.
“Pada Sabtu kami sangat kesulitan. Start saya buruk dan saya memaksa untuk mengejar, tetapi itu membuat ban depan cepat habis. Pada hari Minggu saya belajar dari situ, kami bekerja pada start dan itu membuat balapan jauh lebih mudah,” jelasnya.
Perbaikan dalam aspek start dan manajemen ban memberikan Vierge kemampuan untuk memaksimalkan kekuatan berkendara serta menjaga konsistensi lap. Hal ini menjadi kunci dalam mempertahankan posisi kompetitif sepanjang balapan.
Meski demikian, Vierge mengakui masih terdapat jarak performa dengan kelompok terdepan. Ia menegaskan bahwa proyek bersama Yamaha masih dalam tahap awal, mengingat ini baru balapan ketiga sejak ia bergabung dengan tim.
Dengan fondasi hasil yang stabil di Assen, fokus berikutnya adalah memperkecil selisih dengan pembalap terdepan. Progres yang ditunjukkan sejauh ini menjadi indikator positif bagi pengembangan jangka panjang Yamaha dalam persaingan WorldSBK musim 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!