Rally, Sportrik Media - Elfyn Evans dari Toyota Gazoo Racing mencatatkan waktu tercepat pada SS10 Reli Canary Islands 2026, saat hujan tiba-tiba mengubah karakter lintasan dan menciptakan tantangan baru bagi seluruh pembalap.
Etape Arucas – Firgas – Teror 1 sepanjang hampir 14 kilometer menjadi titik balik dinamika reli, dengan kondisi aspal yang berubah drastis akibat hujan ringan. Permukaan yang awalnya memiliki grip tinggi menjadi licin, terutama di sektor akhir, sehingga menuntut adaptasi cepat dalam gaya mengemudi serta manajemen traksi mobil Rally1.
Evans tampil paling efektif dalam membaca perubahan kondisi tersebut. Ia mencatatkan waktu tercepat, mengungguli Oliver Solberg dengan selisih 2,5 detik dan meninggalkan Sebastien Ogier sejauh 4,4 detik. Hasil ini memperkuat tren peningkatan performanya sejak awal Sabtu.

“Lintasan menjadi sangat licin menjelang akhir etape. Bagian awal berjalan cukup baik, tetapi kondisi berubah cukup cepat,” ujar Evans dalam pernyataan di garis finis.
Ogier, yang tetap mempertahankan posisi terdepan secara keseluruhan, menegaskan bahwa kondisi lintasan tidak memungkinkan peningkatan kecepatan lebih jauh. Adaptasi terhadap grip rendah menjadi faktor pembatas utama bagi seluruh pembalap.
“Tidak mungkin melaju lebih cepat dalam kondisi seperti ini, itu sudah jelas,” kata Ogier.
Sementara itu, Sami Pajari mengalami kerugian signifikan pada etape ini. Ia tertinggal 12,3 detik dari Evans, sekaligus kehilangan momentum dalam perebutan podium. Pajari juga disalip oleh Takamoto Katsuta dan Adrien Fourmaux dalam catatan waktu etape tersebut.
“Ini sangat sulit. Mungkin saya seharusnya mendorong lebih keras,” ujar Pajari, mencerminkan tantangan dalam menemukan batas optimal di kondisi yang berubah cepat.
Secara keseluruhan, keunggulan Ogier di puncak klasemen menyusut menjadi 5,4 detik atas Solberg. Evans kini berada di posisi ketiga dengan selisih 10,3 detik dari pimpinan, sementara Pajari turun lebih jauh dengan gap 26,1 detik. Takamoto Katsuta melengkapi lima besar, menjaga dominasi penuh Toyota di posisi teratas.
Di kubu Hyundai Motorsport, Adrien Fourmaux, Dani Sordo, dan Thierry Neuville tetap berada di posisi keenam hingga kedelapan, dengan selisih waktu yang cukup besar dari pimpinan reli.
Dengan empat etape tersisa pada Sabtu, perubahan kondisi cuaca berpotensi kembali memainkan peran penting. Strategi pemilihan ban serta kemampuan adaptasi terhadap grip rendah akan menjadi faktor krusial dalam menentukan arah persaingan menuju hari terakhir reli.
Klasemen Sementara WRC Canary Islands 2026 (SS10/18)
| Pos | Pembalap | Mobil | Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Sebastien Ogier | Toyota | 1:09:23.3 |
| 2 | Oliver Solberg | Toyota | +5.4 |
| 3 | Elfyn Evans | Toyota | +10.3 |
| 4 | Sami Pajari | Toyota | +26.1 |
| 5 | Takamoto Katsuta | Toyota | +32.6 |
| 6 | Adrien Fourmaux | Hyundai | +1:05.0 |
| 7 | Dani Sordo | Hyundai | +1:15.4 |
| 8 | Thierry Neuville | Hyundai | +1:20.1 |
| 9 | Josh McErlean | Ford | +2:08.7 |
| 10 | Jon Armstrong | Ford | +2:37.8 |
Hasil SS10 menegaskan pentingnya adaptasi terhadap kondisi variabel di Canary Islands. Dengan selisih waktu yang masih relatif ketat di tiga besar, setiap kesalahan kecil berpotensi mengubah posisi secara signifikan menjelang penentuan akhir reli pada hari Minggu.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!