SPONSORED

Norris Bela Diri Minum Coca-Cola Usai Balapan F1 Spanyol 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Norris Bela Diri Minum Coca-Cola Usai Balapan F1 Spanyol 2026
TO NEWS OVERVIEW
Norris Bela Diri Minum Coca-Cola Usai Balapan F1 Spanyol 2026

Lando Norris lagi-lagi bikin sorotan, tapi kali ini bukan karena aksi di lintasan. Usai balapan F1 Spanyol 2026 di sirkuit jalanan Madring yang baru, pembalap McLaren itu diminta berhenti minum sekaleng Coca-Cola di ruang cooldown. Responnya? Khas Norris: blak-blakan dan sedikit menantang.

Balapan itu sendiri berjalan sulit bagi Norris. Start dari posisi terdepan, ia harus puas finis ketiga setelah strategi pit stop-nya terganggu oleh Virtual Safety Car yang datang di waktu yang kurang tepat. Kesempatan untuk melakukan pit stop murah hilang, dan ditambah pit stop yang relatif lambat, membuatnya harus rela melihat Andrea Kimi Antonelli merebut kemenangan, dengan Max Verstappen finis kedua.

Di ruang cooldown, suhu udara yang mencapai 30 derajat Celsius jelas menguras energi para pembalap. Botol minuman di kokpit kemungkinan besar sudah kosong. Jadi wajar jika Norris ingin menyegarkan tenggorokannya dengan sekaleng Coke. Namun, seorang ofisial mendekatinya dan memintanya menyingkirkan minuman tersebut. Apa reaksi Norris?

Steiner Peringatkan Madrid: Tahun Kedua Harus Lebih Baik
Baca JugaSteiner Peringatkan Madrid: Tahun Kedua Harus Lebih Baik

Meski percakapan itu tidak terekam kamera karena Norris duduk di antara Antonelli dan Verstappen, ia terdengar mengatakan kepada ofisial Italia itu bahwa ia mungkin akan ditegur. Ketika diminta menyingkirkan minuman, ia pun berargumen. "Saya baru saja menyelesaikan balapan, jadi saya boleh minum apa yang saya mau. Terima kasih banyak," ujarnya, seperti dikutip dari Motorsport Week. Video interaksi itu pun cepat menyebar di media sosial, ironisnya justru karena ofisial menyoroti kaleng tersebut.

ADVERTISEMENT

Balapan Spanyol 2026 sendiri menuai kritik pedas dari penggemar dan pembalap karena dianggap tidak seru. Hanya terjadi empat kali overtake sepanjang grand prix. Sirkuit Madring yang baru memang menantang, tetapi minim aksi salip-menyalip membuat banyak pihak mempertanyakan apakah trek ini layak dipertahankan di kalender. Bahkan George Russell mengaku pusing dan mendesak adanya perubahan pada sirkuit.

Terlepas dari kontroversi kecil itu, insiden Coca-Cola ini menunjukkan sisi manusiawi Norris. Di tengah tekanan sebagai juara dunia bertahan, ia tetap santai dan tidak segan menyuarakan pendapatnya. Mungkin ini juga bentuk kelelahannya setelah balapan yang berat, di mana ia harus kehilangan kemenangan karena faktor di luar kendalinya.

Yang jelas, kejadian ini menambah panjang daftar momen unik di paddock F1. Dari perdebatan soal minuman hingga kritik terhadap sirkuit, akhir pekan di Spanyol memberi banyak bahan perbincangan. Bagi Norris, fokus berikutnya adalah bangkit di seri berikutnya. Tapi setidaknya, ia sudah menunjukkan bahwa di luar lintasan, ia tetap dirinya sendiri: jujur dan tanpa filter.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU