Netflix dikabarkan tertarik memiliki tim di Formula 1, menyusul kesuksesan serial “Drive to Survive”. Menurut analisis SPORTRIK, rumor ini muncul setelah Netflix menjajaki hak siar F1 di AS. Oleh karena itu, spekulasi ini jadi sorotan di musim 2025.
Peran Netflix di Formula 1
Serial “Drive to Survive” telah meningkatkan popularitas F1, terutama di AS, sejak debutnya pada 2019. Diproduksi bersama Formula 1, serial ini menarik jutaan penonton baru. Selain itu, Netflix meluncurkan “F1: The Academy” pada 2025, fokus pada pembalap wanita. Akibatnya, Netflix kini dianggap sebagai pemain kunci dalam ekspansi F1. Sumber melaporkan Netflix menawar hak siar AS senilai $150 juta per tahun mulai 2026, menantang ESPN.
Spekulasi Kepemilikan Tim
Rumor Netflix ingin memiliki tim F1 muncul dari diskusi di media sosial dan laporan industri. Namun, tidak ada bukti konkret mendukung hal ini. Sebagai contoh, Netflix belum memiliki pengalaman mengelola tim olahraga, meski telah berinvestasi di siaran langsung seperti NFL dan WWE. Meski demikian, model bisnis Netflix yang inovatif, seperti MLS Season Pass di Apple TV+, menunjukkan potensi ekspansi ke kepemilikan tim. SPORTRIK menilai ini sebagai langkah ambisius namun penuh risiko.

Hambatan utama termasuk biaya tinggi pengelolaan tim F1 dan regulasi ketat FIA. Selain itu, kontrak siaran global hingga 2029 membatasi ruang gerak. Dengan demikian, Netflix mungkin fokus pada konten dan siaran sebelum mempertimbangkan kepemilikan tim.
Rumor Netflix memiliki tim F1 mencerminkan ambisi mereka di olahraga. Namun, langkah ini masih spekulatif. SPORTRIK akan pantau perkembangan. Kunjungi SPORTRIK untuk berita Formula 1 terbaru.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Kimi Antonelli
Mercedes
|
171 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
131 |
|
3
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
125 |
|
4
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
80 |
|
5
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
79 |
|
6
|
|
Lando Norris
McLaren
|
79 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
73 |
|
8
|
|
Isack Hadjar
Red Bull
|
42 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
41 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
30 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
302 |
|
2
|
|
Ferrari
|
204 |
|
3
|
|
McLaren
|
159 |
|
4
|
|
Red Bull
|
115 |
|
5
|
|
Alpine F1 Team
|
57 |
|
6
|
|
Racing Bulls
|
44 |
|
7
|
|
Haas F1 Team
|
21 |
|
8
|
|
Williams
|
11 |
|
9
|
|
Audi
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
1 |
Baca Juga
Fred Vasseur mengakui Ferrari terlalu agresif mengejar Mercedes pada GP Austria 2026, sehingga strategi balapan tidak berjalan sesuai rencana.
Williams memperkenalkan livery spesial bertema Union Jack untuk GP Inggris 2026 sebagai bagian dari perayaan balapan kandang di Silverstone.
Alexander Albon meminta Williams memperbaiki komunikasi internal setelah perubahan setup mobil tanpa sepengetahuannya berdampak pada GP Austria 2026.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!