NASCAR kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan promosi unik bertajuk "Swear Jar" selama periode Chase 2026. Dalam kompetisi ini, setiap kata kotor yang diucapkan pembalap melalui radio tim akan dikenakan denda sebesar lima dolar AS yang masuk ke dalam celengan. Menariknya, para penggemar diajak untuk memprediksi berapa kali pembalap akan mengumpat dalam setiap balapan, dan jika tebakan mereka tepat, mereka berhak membawa pulang seluruh isi celengan tersebut.
Sejauh ini, tiga balapan pertama Chase telah mencatat 661 pelanggaran kata kotor, dengan total dana yang terkumpul mencapai US$3305 setelah balapan di Bristol. NASCAR bahkan merilis rincian kata-kata yang paling sering muncul: "fuck" memimpin dengan 323 sebutan, diikuti "shit" dengan 152 sebutan, dan "hell" dengan 29 sebutan. Promosi ini jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar, yang bisa melihat statistik unik ini melalui akun media sosial resmi NASCAR.
Langkah ini merupakan pendekatan yang sangat berbeda dari seri balap lain di dunia, terutama yang berada di bawah naungan FIA. Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, dikenal memiliki sikap tegas terhadap penggunaan kata kotor di depan publik oleh pembalap. Bahkan, tagline resmi promosi ini secara terang-terangan menyindir kebijakan tersebut: "Others fine, we pay. Every bleep builds the pot! And **** it, one fan will win it all. Hell yeah!"

NASCAR memang dikenal memiliki pendekatan yang lebih santai terhadap perilaku pembalap, termasuk dalam hal standar balapan. Pembalap umumnya dibiarkan menyelesaikan masalah mereka di lintasan, bukan melalui sistem penalti yang ketat. Seperti yang terlihat di Bristol, NASCAR juga tidak mempermasalahkan perkelahian fisik, dengan memberikan lampu hijau kepada Ryan Blaney dan Carson Hocevar setelah adu jotos mereka di pit road.
CEO NASCAR, Steve O'Donnell, menjelaskan filosofi di balik keputusan tersebut. "Jika pembalap ingin menyelesaikan urusan mereka sendiri, cara kami melihatnya, bagaimana itu berjalan, kami tidak akan mendorong perkelahian, tetapi yang kami dorong adalah gairah, bukan?" ujarnya dalam podcast Happy Hour. "Dan itu dua orang—Blaney menunjukkan gairahnya, menunjukkan semangatnya. Jadi tidak, tidak ada hukuman dari kami."
Dengan promosi Swear Jar ini, NASCAR seakan merangkul sisi emosional dan manusiawi dari balapan, menciptakan keterlibatan penggemar yang lebih dalam. Sementara seri lain mungkin memilih untuk menghukum, NASCAR justru mengubahnya menjadi hiburan dan hadiah bagi penggemar. Ini adalah bukti lain bahwa NASCAR tidak takut untuk tampil beda dan tetap setia pada identitasnya yang penuh warna.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!