Juan Pablo Montoya punya ide segar untuk Formula 1: mengadu para pembalap di trek karting sewaan. Mantan pembalap Williams dan McLaren itu menilai tantangan semacam ini akan sangat menghibur dan mengungkap sisi lain dari para juara dunia.
Ide ini muncul setelah Max Verstappen menjalani tantangan unik di Silverstone awal bulan ini. Red Bull menempatkan Verstappen melawan 100 pembalap lain—mulai dari jurnalis, presenter, hingga kreator konten—di sirkuit khusus. Start dari posisi paling belakang, Verstappen hanya butuh 14 lap dari 30 lap yang disediakan untuk menyalip 100 kart. Hebatnya, ia menyalip 63 pembalap di lap pertama saja.
Berbicara di podcast MontoyAS, Montoya memuji inisiatif Red Bull tersebut. "Itu benar-benar keren, baik acaranya maupun ide di baliknya," ujarnya. "Red Bull biasanya melakukan hal-hal di pegunungan, di salju, dan di turunan. Orang-orang mulai dari belakang dan harus menyalip sebanyak mungkin. Terkadang mereka melakukan itu dengan downhill atau endurance. Itu benar-benar keren."

Bagi Montoya, tantangan ini bukan sekadar adu cepat. Menavigasi kerumunan pembalap, terlepas dari pengalaman mereka, adalah tantangan tersendiri, terutama di trek karting yang sempit. "Menarik untuk melihat bagaimana seorang pembalap menangani itu," tambahnya. "Mereka bisa melaju cepat, tentu saja, tapi mereka tidak bisa begitu saja menyingkirkan semua orang dari lintasan."
Montoya kemudian mengusulkan agar seluruh grid F1 saat ini—termasuk Lewis Hamilton dan Charles Leclerc—ikut serta dalam tantangan serupa. Ia bahkan menyarankan agar kamera dimatikan agar para pembalap bisa lebih lepas. "Secara pribadi, saya pikir itu akan sangat menyenangkan untuk ditonton," kata Montoya. "Akan sangat menarik untuk menempatkan semua pembalap saat ini di kart sewaan dan melihat siapa yang menang. Matikan saja kameranya dan jangan rekam apa pun. Jika Anda memberi mereka kart, mereka akan sangat bersenang-senang. Itu akan sangat keren. Itu akan sangat bagus untuk para pembalap."
Verstappen sendiri sedang dalam performa terbaiknya. Kemenangan di Silverstone itu ironisnya menjadi kemenangan pertamanya musim ini, di mana ia belum mampu membawa RB22 ke posisi pertama di balapan sesungguhnya. Namun, aksinya di karting menunjukkan bahwa naluri balapnya tetap tajam.
Usulan Montoya ini mendapat respons positif dari para penggemar. Banyak yang berharap ide tersebut bisa terwujud, setidaknya sebagai acara eksibisi. Dengan format yang tepat, tantangan karting antar pembalap F1 bisa menjadi tontonan menarik dan mempererat hubungan antar pembalap.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!