Kemenangan Izan Guevara di Moto2 Austria 2026 bukan sekadar trofi. Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 itu sukses memangkas jarak dari pemuncak klasemen, Manuel Gonzalez, menjadi 35,5 poin. Start dari posisi kelima, Guevara langsung tancap gas, merebut pimpinan balapan di lap kedua, dan tak terkejar hingga finis.
Tekanan dari polesitter Filip Salac nyaris membuat Guevara kehilangan fokus. Namun, ritme balapnya tetap stabil. Ia finis unggul hampir dua detik, mengamankan 25 poin penuh. Kemenangan kedua musim ini membuktikan konsistensi Guevara yang kini mengoleksi 210 poin, menempel ketat Gonzalez di puncak dengan 245,5 poin.
Gonzalez, yang membela LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP, sebenarnya tampil impresif di awal. Start dari posisi kedua, ia sempat memimpin. Sayang, performanya menurun drastis. Ia harus puas finis keempat, tetap mengumpulkan poin penting untuk menjaga posisinya di puncak klasemen. Persaingan gelar semakin panas.

Dinamika Papan Atas: Rookie Mengancam
Podium ketiga menjadi milik David Alonso dari CFMOTO Inde Team. Start keenam, Alonso cerdik memanfaatkan kesalahan Ivan Ortola di lap ke-15. Hasil ini memperkokoh posisinya di peringkat empat dengan 155 poin, tepat di belakang Ortola yang mengoleksi 168,5 poin. Alonso, rookie yang tengah naik daun, siap memberi kejutan.
Nasib buruk menimpa Senna Agius. Ia gagal finis dan tidak menambah poin. Kini Agius tertahan di peringkat lima dengan 149 poin, diikuti Daniel Holgado di posisi enam dengan 146 poin. Celah menuju podium klasemen masih terbuka lebar.
Dengan delapan balapan tersisa, setiap poin krusial. Guevara terus menekan, Gonzalez berusaha bertahan. Sementara Alonso dan Ortola siap merebut posisi. GP Austria menjadi titik balik perburuan gelar Moto2 2026. Jangan lewatkan aksi berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!