Mercedes akan tampil dengan corak khas Petronas pada balapan Formula 1 di Sirkuit Internasional Sepang akhir pekan ini. W17 milik Kimi Antonelli dan George Russell akan didominasi warna turquoise khas Petronas, berdampingan dengan skema hitam ikonis mereka.
Kemitraan Mercedes dengan Petronas telah terjalin sejak pabrikan Jerman itu kembali ke F1 sebagai tim pabrikan pada 2010. Kembalinya F1 ke Malaysia pun menjadi momen istimewa bagi kedua belah pihak. “Akhir pekan ini memiliki arti lebih bagi kami karena hubungan panjang kami dengan Petronas,” ujar Toto Wolff, principal tim Mercedes.
Sepang terakhir kali menggelar F1 pada 2017. Namun, balapan kali ini secara resmi akan disebut sebagai Grand Prix Bahrain di Malaysia. Bahrain awalnya dijadwalkan menggelar balapan pada April, tetapi dibatalkan akibat perang di Timur Tengah. Kesepakatan antara F1, FIA, dan kedua negara memungkinkan putaran pengganti digelar di Malaysia dengan tetap memakai nama Bahrain.

Wolff juga mengapresiasi upaya yang dilakukan untuk mewujudkan grand prix ini. “Sungguh fantastis melihat Formula 1 kembali ke Sepang dan kita juga harus mengakui usaha yang telah dilakukan untuk membuat grand prix ini terwujud. Ini membutuhkan kolaborasi kuat antara Malaysia dan Bahrain, dan itu patut mendapat pujian,” tambahnya.
Selain livery spesial, Mercedes akan memperkenalkan paket upgrade signifikan pertamanya sejak Grand Prix Kanada. Peningkatan ini diharapkan bisa mendongkrak daya saing mereka di sirkuit-sirkuit konvensional. “Kami membawa paket update akhir pekan ini, dan itu langkah penting bagi kami,” kata Wolff.
Wolff mengakui bahwa Mercedes belum tampil sekuat yang diinginkan di sirkuit representatif dalam beberapa balapan terakhir. “Di sirkuit yang lebih representatif, kami belum berada di posisi yang kami inginkan. Monza dan Baku punya tantangan unik, tapi di trek konvensional kami belum bertarung untuk pole position. Kami tahu itu dan bekerja keras untuk mengubahnya,” jelasnya.
“Update ini semoga menjadi langkah maju, tapi tidak ada jaminan di F1. Stopwatch selalu menjadi juri terakhir. Fokus kami adalah memahami paket ini dengan cepat, mengeksekusi akhir pekan dengan baik, dan berusaha menempatkan diri dalam pertarungan di depan,” tutup Wolff.
Saat ini, Antonelli memimpin klasemen dengan keunggulan 66 poin atas Russell. Mercedes sendiri baru sekali menang di Sepang, yakni ketika Lewis Hamilton mengonversi pole position menjadi kemenangan pada 2014.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!