SPONSORED

Mengenang Alex Fiorio: 1965-2026, Legenda Reli Italia

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
Mengenang Alex Fiorio: 1965-2026, Legenda Reli Italia TO NEWS OVERVIEW
David's picture of Fiorio at the Mobil 1 Rally Challenge

Ada pertemuan yang tak pernah terlupakan. Di Penmachno, 1990, di sela-sela Mobil1 Rally Challenge, saya melihatnya berdiri di depan saya. Alex Fiorio, dengan overall Lancia-Martini melingkar di pinggang, kaus putih Martini Racing, dan kacamata hitam khasnya, tengah menuangkan kopi. Saya hanya bisa menatap, hampir tak percaya. Bagaimana bisa seseorang sekelas dia tampak begitu keren? Itu pertanyaan yang terus menghantui saya.

Dua belas tahun kemudian, di Raglan pada pagi pertama Rally New Zealand 2002, kami bertemu lagi. Saya mengingatkannya tentang pertemuan pertama kami di Wales. Tentu saja, dia tidak ingat. Tapi begitu menyebut Mobil1 Rally Challenge, matanya berbinar dan cerita-cerita lama pun mengalir. Pembicaraan itu hanya menegaskan statusnya sebagai legenda sejati.

Kabar duka datang hari Senin: Alex Fiorio meninggal dunia di usia 61 tahun. Sebagai putra Cesare Fiorio, arsitek kesuksesan Lancia di Kejuaraan Reli Dunia (WRC) yang kemudian memimpin skuad Formula 1 Ferrari, motorsport memang sudah mendarah daging dalam dirinya. Namun, jalan awalnya justru dimulai dari ski alpine. Kecintaannya pada kecepatan awalnya tersalurkan di lereng es, sebelum akhirnya mobil memanggil.

Katsuta Kehilangan Poin di Finlandia, Pajari Naik ke Posisi Kedua
Baca JugaKatsuta Kehilangan Poin di Finlandia, Pajari Naik ke Posisi Kedua

Fiorio memulai debut reli tanpa sepengetahuan sang ayah. Ia diam-diam mengikuti balap es dan menang. Cesare yang membaca kabar itu di koran langsung memanggilnya ke kantor. Mereka membuat kesepakatan: Alex boleh mencoba beberapa event Italia dengan Fiat Uno, tapi jika tidak tampil impresif, semuanya berhenti. Alex justru memenangkan hampir semua balapan yang diikutinya.

ADVERTISEMENT

Alih-alih bergabung dengan tim pabrikan Lancia, Cesare mengarahkan putranya ke Jolly Club. "Apa yang bisa saya lakukan? Saya tidak bisa langsung memasukkannya ke tim Lancia karena nama saya... nama saya. Kami memutuskan dia pergi ke Jolly Club, itu tempat yang tepat untuknya. Tapi saya merasa ini sulit, saya pikir dia layak mendapat tempat di tim pabrikan," kenang Cesare beberapa tahun lalu.

Alex Fiorio tiba di WRC pada masa transisi. Group B hampir berakhir, Group A belum sepenuhnya memikat imajinasi. Musim 1987 menjadi debutnya di WRC, dan langsung bersejarah: ia merebut Piala Group N FIA yang perdana dengan tiga kemenangan dari enam event yang diikutinya bersama Lancia Delta kelas showroom. Setahun kemudian, dengan Delta Group A, ia finis kedua di Rallye Monte-Carlo.

Fiorio bukan sekadar anak dari nama besar. Ia membuktikan diri di atas gravel dan aspal Eropa, meski tak pernah mendapatkan kesempatan penuh di tim pabrikan. Warisannya tetap hidup: seorang pebalap karismatik yang menaklukkan reli dengan gaya santai, senyum lebar, dan kecepatan yang tak terbantahkan. Selamat jalan, Alex.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU