Thierry Neuville mencuri pimpinan Rally Italia Sardinia dari rekan setimnya di Hyundai, Adrien Fourmaux, dengan selisih hanya 0,4 detik setelah melalui Jumat yang penuh drama. Sementara itu, Elfyn Evans tampil cukup solid untuk menjaga peluangnya meraih gelar juara dunia WRC pertamanya.
Fourmaux memulai dengan gemilang, mencatatkan waktu tercepat di kedua lintasan SS Tula pada Jumat pagi. Namun, Neuville tak mau kalah. Di lintasan penutup Monti di Ala', pembalap Belgia itu menggeber mobilnya dan mencatat waktu 5,1 detik lebih cepat dari Fourmaux, sekaligus merebut posisi terdepan tepat di penghujung hari.
“Manajemen ban dan pilihan ban kami membuahkan hasil,” ujar Neuville. “Saya sempat tergoda untuk memilih ban yang sama seperti Adrien, tapi akhirnya saya cukup percaya diri bahwa feeling saya benar. Hari yang hebat bagi Hyundai dan juga Adrien; pertarungan yang menarik dan semoga bisa berlanjut besok.”

Fourmaux mengaku kesulitan melihat karena debu yang menggantung di beberapa tikungan pada lintasan terakhir Jumat. Hal itu berkontribusi pada hilangnya keunggulannya. “Debu cukup banyak di lintasan,” kata Fourmaux. “Saya pikir Seb [Ogier] mengalami punctures sehingga jarak menyusut. Saya melihat lebih banyak debu, jadi ada banyak tempat saya ragu dan kehilangan waktu.”
Tak jauh di belakang duo Hyundai, Oliver Solberg menjadi pembalap Toyota terbaik. Ia membutuhkan poin maksimal 35 di Sardinia untuk menjaga asa menyalip Evans di klasemen pembalap. Solberg tampil agresif, memenangi lintasan pertama Monte di Ala' dan tercepat kedua di lintasan sore. Kini ia terpaut 12,3 detik dari Neuville dan memiliki posisi start yang lebih baik untuk Sabtu.
Sementara itu, harapan Sami Pajari untuk bersaing di perebutan gelar mendapat pukulan. Juara dunia bertahan Sebastien Ogier menyalipnya untuk merebut posisi keempat di lintasan penutup Jumat, membuat Pajari turun ke urutan start yang lebih tinggi pada Sabtu dan berada di belakang Solberg dalam proyeksi klasemen sementara. “Secara keseluruhan hari ini kami melakukan yang terbaik,” ujar Pajari, yang tertinggal 2,8 detik dari Ogier namun sudah 40,2 detik dari pemimpin. “Saya pikir kami mengalahkan Elfyn di setiap lintasan, itu menunjukkan betapa pentingnya posisi start. Masih ada dua hari lagi dan saya harap kami tetap dalam pertarungan.”
Evans, yang berada 28,7 detik di belakang Ogier di posisi keenam, masih cukup untuk menjaga peluang gelarnya. Proyeksi keunggulan poinnya saat ini 14 poin atas Solberg dan 15 poin atas Pajari. “Saya rasa besok akan menjadi ujian,” kata Evans. “[Dan] bagaimana kami bisa merespons dengan posisi start yang lebih baik.”
Duo M-Sport, Josh McErlean dan Jon Armstrong, berada di posisi ketujuh dan kedelapan. McErlean kehilangan waktu pada Jumat pagi karena memilih ban yang lebih keras dibanding Toyota dan Hyundai, di tengah kekhawatiran akan keausan ban. Namun, ia masih bisa bersaing di grup tengah.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!