Max Verstappen Ungkap Masalah Besar Hambat Debut Balap 24 Jam

© Red Bull Content Pool
© Red Bull Content Pool

Max Verstappen mengungkap adanya kendala besar yang berpotensi menggagalkan rencananya tampil dalam balapan 24 Hours of the Nürburgring Nordschleife tahun ini, meski ajang tersebut tidak secara langsung berbenturan dengan kalender Formula 1.

 

Juara dunia empat kali itu menegaskan bahwa karier balapnya tidak akan sepenuhnya dihabiskan di Formula 1. Pembalap Red Bull Racing tersebut secara terbuka menunjukkan ambisinya untuk terlibat di dunia balap ketahanan, khususnya kategori GT dan balapan 24 jam bergengsi.

 

Verstappen dikenal memiliki ketertarikan kuat terhadap balap GT. Selain mengelola tim sendiri, Verstappen.com Racing, ia juga rutin menghabiskan waktu luangnya untuk menguji berbagai mobil GT3 di luar jadwal Formula 1.

Berbicara kepada La Gazzetta dello Sport, Verstappen menjelaskan bagaimana ia memanfaatkan jeda musim dingin.

“Selama jeda musim dingin saya bisa sedikit beristirahat, tetapi rasanya menyenangkan kembali ke lintasan dengan mobil GT3, mobil yang sangat saya sukai,” ujar Verstappen.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa Formula 1 tetap menjadi prioritas utamanya saat ini, sembari perlahan membangun fondasi di balap ketahanan.

“Saat ini saya tidak menetapkan target konkret apa pun, karena fokus saya sebagai pembalap tetap pada Formula 1. Tetapi saya ingin mengembangkan tim saya dan tidak kehilangan passion terhadap balap endurance,” lanjutnya.

 

Pada musim lalu, Verstappen memanfaatkan celah di kalender Formula 1 untuk mengikuti beberapa seri Nürburgring Langstrecken-Serie (NLS) kelas GT4 di Nürburgring. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh lisensi yang dibutuhkan agar dapat berlaga dengan mobil GT3 di sirkuit penuh Nordschleife.

Setelah mengantongi lisensi tersebut, Verstappen langsung mencatat debut kompetitif GT3-nya dalam ajang NLS berikutnya dan meraih kemenangan. Proses tersebut dipandang sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju balapan 24 jam.

 

Ambisi Verstappen bahkan melampaui Nürburgring. Ia secara terbuka menyebut keinginannya tampil di balapan ketahanan paling ikonik di dunia.

“Saya jelas ingin membalap di 24 Hours of Le Mans dan semua balapan ikonik lainnya di dunia endurance,” kata Verstappen.

Namun, pembalap berusia 28 tahun itu menekankan pentingnya pendekatan bertahap dan realistis.

“Saya ingin melakukannya selangkah demi selangkah, tanpa terburu-buru, dan tanpa menyadari di kemudian hari bahwa komitmen yang saya buat—baik secara pribadi maupun dengan tim—terlalu besar untuk dijalani.”

“Jika saya melakukan sesuatu di motorsport, saya tidak ingin melakukannya sekadar untuk hadir; saya ingin kompetitif. Selalu.”

 

Untuk musim ini, peluang Verstappen tampil di Le Mans dipastikan tertutup karena balapan tersebut berbenturan langsung dengan Grand Prix Spanyol Formula 1. Secara kalender, 24 Hours of the Nürburgring tidak bertabrakan langsung dengan jadwal F1, namun kendala lain justru menjadi penghalang utama.

 

Apabila Verstappen ingin tampil di Nürburgring 24 Hours, yang digelar satu pekan sebelum Grand Prix Kanada, ia menilai persiapan balapan sebagai hal yang mutlak. Masalahnya, seluruh balapan persiapan NLS menuju ajang 24 jam tersebut justru berbenturan dengan seri Formula 1.

 

Ketika ditanya apakah ia akan membalap di Nürburgring 24 Hours tahun ini, Verstappen memberikan jawaban yang penuh kehati-hatian.

“Saat ini sangat sulit untuk memberikan jawaban pasti,” kata Verstappen.

“Saya ingin membalap di ajang itu dengan persiapan yang matang, sementara balapan persiapan tersebut berbenturan dengan Formula 1. Jadi hanya jika ada perubahan, barulah saya bisa ikut tahun ini.”

Situasi ini membuat debut Verstappen di balapan 24 jam Nürburgring masih berada dalam tanda tanya besar. Selama konflik kalender belum terselesaikan, prioritas Formula 1 tetap menjadi faktor penentu dalam keputusan pembalap Belanda tersebut.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG