Advertisement Sportrik
15s

Max Verstappen Tunjukkan Teknik Unik di Nürburgring

Notifikasi
Max Verstappen Tunjukkan Teknik Unik di Nürburgring
© Red Bull Content Pool

Motorsport, Sportrik Media - Max Verstappen kembali menunjukkan performa kompetitif dalam ajang GT di Nürburgring Nordschleife, sebagai bagian dari persiapannya menuju balapan 24 Hours of Nürburgring yang akan digelar bulan depan.

Pembalap Red Bull Racing tersebut sempat memimpin jalannya balapan sebelum mengalami kerusakan pada mobilnya, yang memaksanya menjalani pit stop panjang dan mengakhiri peluang meraih kemenangan. Meski demikian, penampilannya tetap dinilai impresif, terutama karena kemampuannya bersaing dengan pembalap spesialis GT yang lebih berpengalaman.

Performa Verstappen juga menarik perhatian karena pendekatan teknis yang digunakannya saat berada di belakang mobil lain, khususnya dalam menghadapi efek “dirty air” yang biasanya mengganggu kestabilan dan performa ban depan di tikungan.

Valentino Rossi Sambut Max Verstappen Masuk Dunia GT3
Baca JugaValentino Rossi Sambut Max Verstappen Masuk Dunia GT3

Rekan setimnya, Daniel Juncadella, sebelumnya mengungkapkan bahwa Verstappen memiliki cara tertentu untuk tetap berada sangat dekat dengan mobil di depannya, bahkan di sektor teknis. Hal ini juga diamati oleh komentator NLS, Peter Mackay, yang menilai Verstappen mampu menemukan titik lemah dalam turbulensi udara.

ADVERTISEMENT

“Ia tampaknya menemukan celah dalam slipstream turbulen, sehingga bisa tetap dekat tanpa merusak ban depan,” ujar Mackay.

Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi pasti mengenai teknik spesifik yang digunakan. Salah satu teori yang berkembang menyebutkan bahwa Max Verstappen sengaja mengatur posisi mobil saat masuk tikungan dengan sedikit menggeser bagian belakang ke luar, guna mengurangi dampak udara kotor pada bagian depan.

Pendapat tersebut kemudian ditanggapi oleh Jeroen Bleekemolen, mantan pemenang 24 Hours of Nürburgring, yang menilai pendekatan tersebut bukan hal baru dalam dunia balap GT.

ADVERTISEMENT

“Tentu Anda bisa mengatur mobil sedikit seperti itu, tetapi tetap sulit untuk mengikuti mobil lain dari dekat,” jelas Bleekemolen.

“Ia memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi, yang memungkinkannya melakukan itu tanpa kehilangan kendali.”

Bleekemolen juga mengemukakan kemungkinan lain terkait teknik pengereman yang digunakan Verstappen, termasuk penggunaan left-foot braking untuk menjaga bagian depan mobil tetap stabil, atau teknik overlap pedal—mengoperasikan gas dan rem secara bersamaan—yang umum digunakan di level tinggi.

ADVERTISEMENT

“Bisa saja ia menggunakan pengereman kaki kiri untuk menjaga bagian depan tetap menekan aspal,” tambahnya.

“Teknik overlap juga mungkin digunakan, tetapi itu bukan sesuatu yang unik karena banyak pembalap melakukannya.”

Meskipun banyak pihak sepakat mengenai efek positif dari pendekatan Verstappen, belum ada kejelasan mengenai metode pasti yang ia gunakan. Hal ini semakin memperkuat spekulasi mengenai tingkat adaptasi dan kecerdasan balapnya di luar Formula 1.

ADVERTISEMENT

Jawaban yang lebih konkret kemungkinan akan terlihat pada ajang 24 Hours of Nürburgring mendatang, di mana Max Verstappen akan kembali diamati dalam kondisi balapan penuh, menghadapi tantangan kompleks dari lintasan Nordschleife yang dikenal sebagai salah satu yang paling teknis di dunia.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU