Max Verstappen memimpin kritik tajam para pembalap terhadap prosedur start yang berantakan dalam Grand Prix Bahrain di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang diwarnai penundaan panjang akibat cuaca ekstrem.
Sesi balapan akhir pekan ini sejatinya sudah tertunda akibat terjangan badai tropis lebat. Namun, situasi justru semakin runyam ketika serangkaian masalah teknis misterius mendadak melumpuhkan sejumlah mobil saat putaran formasi (formation lap) berlangsung di lintasan basah.
Kedua bintang utama, Verstappen dan Lewis Hamilton, kedapatan merayap pelan di atas trek akibat gangguan unit daya. Kompleksitas regulasi mesin anyar 2026 membuat situasi di grid kian tak terkendali bagi para insinyur.

"Mesin-mesin ini sangat rumit dengan begitu banyak perangkat lunak yang diterapkan," keluh Verstappen menanggapi drama yang sempat membuat jalannya balapan tertunda hingga hampir dua jam penuh.
Kendati sempat diterpa masalah pelik pada sistem perangkat lunak mobilnya, sang juara dunia bertahan akhirnya mampu bangkit dan mengamankan kemenangan perdana musim ini setelah lintasan berangsur mengering.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!