Keputusan strategis yang diambil di awal balapan sering kali menjadi penentu nasib akhir pekan, dan Lando Norris bersama rekan-rekannya di McLaren serta kubu Ferrari harus merasakan pahitnya perjudian ban slick di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Ketika lampu hijau akhirnya menyala setelah penundaan panjang akibat hujan, lintasan tampak mulai mengering di beberapa bagian. Kondisi inilah yang menggoda sejumlah insinyur untuk mengambil risiko besar, memasang ban kompon halus untuk start di belakang safety car.
Namun, aspal yang masih menyimpan banyak genangan air membuat ban slick sama sekali tidak memiliki traksi. Oscar Piastri dengan sigap menyadari kesalahan ini dan segera masuk pit untuk mengganti ban intermediate sebelum start berdiri, sebuah keputusan cepat yang menyelamatkan balapannya.

Sebaliknya, Norris dan duo pembalap Kuda Jingkrak memilih bertahan dengan keputusan awal mereka. Lewis Hamilton bahkan merasa bahwa kerugian waktu sudah telanjur besar sehingga bertahan dengan ban slick adalah satu-satunya jalan untuk berharap keajaiban strategi.
Baru pada lap kedelapan, catatan waktu mobil yang menggunakan ban slick akhirnya mulai menyamai para pemakai intermediate. Meski demikian, kerugian waktu di awal balapan telanjur mengubur peluang mereka untuk bersaing di barisan terdepan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!