Advertisement Sportrik
15s

Maverick Vinales Absen Jerez 2026, Tech3 Hanya Turunkan Satu Motor

Notifikasi
Maverick Vinales Absen Jerez 2026, Tech3 Hanya Turunkan Satu Motor
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Maverick Vinales dari tim Red Bull KTM Tech3 dipastikan absen pada MotoGP Spanyol 2026 di Jerez, setelah belum pulih sepenuhnya dari operasi bahu yang dijalaninya pasca insiden di Sachsenring tahun lalu.

Absennya Vinales menjadi pukulan pertama bagi struktur Tech3 yang tengah memasuki fase penting musim Eropa. Pembalap asal Spanyol itu sebelumnya sudah mundur dari seri Austin (COTA) setelah sesi latihan bebas, ketika ditemukan adanya sekrup yang bergeser dari operasi bahu yang dilakukan pada pertengahan 2025. Keputusan untuk kembali ke Eropa dan menjalani tindakan medis diambil segera demi mencegah komplikasi lebih lanjut.

Meskipun jeda kalender akibat penundaan seri Qatar memberikan waktu pemulihan tambahan, Vinales menegaskan bahwa ia hanya akan kembali jika kondisi fisiknya benar-benar optimal. Evaluasi medis terbaru menunjukkan bahwa proses pemulihan belum mencapai tahap kompetitif, sehingga ia menargetkan comeback pada MotoGP Prancis di Le Mans pertengahan Mei mendatang.

Alex Marquez Akui GP26 Lebih Sulit di Awal 2026
Baca JugaAlex Marquez Akui GP26 Lebih Sulit di Awal 2026

“Ini jelas mengecewakan tidak bisa balapan di Jerez akhir pekan ini. Ini adalah event besar bagi saya dan balapan kandang pertama musim ini,” ujar Vinales.

ADVERTISEMENT

“Saya memahami kondisi tubuh saya, dan saat ini prioritas utama adalah pemulihan penuh agar bisa kembali dalam kondisi terbaik untuk sisa musim. Semuanya bergerak ke arah yang positif, dan targetnya siap di Le Mans.”

Situasi semakin kompleks bagi Tech3 ketika rencana menurunkan pembalap penguji Pol Espargaro sebagai pengganti juga gagal. Espargaro mengalami cedera tangan menjelang akhir pekan Jerez, sehingga tidak dapat mengambil alih motor RC16 milik Vinales. Dengan opsi terbatas, termasuk kemungkinan mempertimbangkan Dani Pedrosa, tim akhirnya memutuskan untuk hanya menurunkan satu pembalap.

Keputusan ini membuat Enea Bastianini menjadi satu-satunya representasi Tech3 di grid Jerez. Momentum positif dari performanya di Austin menjadi faktor utama dalam pendekatan konservatif tim, yang lebih memilih stabilitas dibandingkan risiko memasukkan pengganti yang belum siap secara kompetitif.

ADVERTISEMENT

CEO Tech3 Guenther Steiner menegaskan bahwa situasi ini jauh dari skenario ideal yang direncanakan tim.

“Saya tidak meminta situasi seperti ini, tetapi entah bagaimana selalu terjadi. Ada ironi di dalamnya, namun ini bukan cara yang kami inginkan untuk tiba di Jerez,” kata Steiner.

“Pertama Maverick dalam pemulihan, kemudian Pol mengalami cedera tangan, dan rencana berubah dengan sangat cepat. Kami telah mengevaluasi beberapa alternatif, tetapi keputusan harus tetap rasional untuk tim dan proyek jangka panjang.”

ADVERTISEMENT

Dari sisi pabrikan, Direktur Motorsport Pit Beirer menegaskan bahwa keputusan hanya menurunkan satu motor adalah langkah strategis yang telah dipertimbangkan secara menyeluruh bersama KTM.

“Ini bukan keputusan yang mudah, tetapi dalam situasi ini adalah langkah yang tepat. Maverick harus diberi waktu untuk pulih sepenuhnya, dan cedera Pol menghilangkan opsi pengganti paling alami,” ujar Beirer.

“Kami mempertimbangkan semua kemungkinan untuk Jerez, tetapi juga harus melihat aspek daya saing dan gambaran besar proyek. Kami percaya Maverick menuju arah yang benar, dan kami juga melihat progres positif dari Enea di Austin.”

ADVERTISEMENT

Di luar itu, kondisi keluarga Espargaro juga menjadi sorotan, dengan Aleix Espargaro yang saat ini masih dalam tahap pemulihan pasca operasi tulang belakang setelah insiden pengujian bersama Honda di Sepang.

Secara kompetitif, absennya Vinales dan tidak adanya pengganti berpotensi memengaruhi akumulasi poin konstruktor KTM dalam fase awal musim Eropa. Dengan hanya satu motor di lintasan, peluang pengumpulan data teknis juga terbatas, terutama dalam kondisi trek Jerez yang krusial untuk pengembangan paket aerodinamika dan setup mekanis.

Fokus kini beralih pada bagaimana Bastianini memaksimalkan akhir pekan tersebut, sekaligus menjaga momentum sebelum memasuki rangkaian padat kalender Eropa. Sementara itu, pemulihan Vinales menjadi faktor kunci dalam menentukan stabilitas proyek Tech3 dalam jangka menengah, dengan Le Mans sebagai target realistis untuk kembalinya sang pembalap.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU