SPONSORED

Marquez Waspadai Cuaca Le Mans MotoGP 2026

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Marquez Waspadai Cuaca Le Mans MotoGP 2026 TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Marc Marquez memperingatkan bahwa MotoGP Prancis 2026 di Le Mans akan menghadirkan “banyak hal yang tidak diketahui”, termasuk potensi cuaca ekstrem yang bisa mengubah jalannya akhir pekan. Pembalap Ducati Lenovo tersebut datang ke Le Mans dalam tekanan besar setelah awal musim yang jauh dari dominan.

Berbeda dengan musim lalu ketika Marquez melaju tanpa hambatan menuju gelar dunia kesembilan, situasi 2026 jauh lebih kompleks. Setelah empat putaran pertama, Marquez belum meraih podium grand prix dan kini hanya berada di posisi kelima klasemen sementara, tertinggal 44 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi.

Marquez juga terus kehilangan poin dari Bezzecchi di setiap putaran musim ini. Pada seri Jerez terakhir, ia sempat memenangkan Sprint Race dalam kondisi kacau sebelum terjatuh pada grand prix utama. Meski mampu bangkit dengan posisi keempat pada tes Senin di belakang tiga motor Aprilia, performa Ducati masih belum sepenuhnya stabil.

Folger Hadapi Tantangan Besar di Le Mans MotoGP
Baca JugaFolger Hadapi Tantangan Besar di Le Mans MotoGP

“Le Mans adalah sirkuit yang saya sukai dan tempat di mana saya sudah cukup cepat dengan Desmosedici GP tahun lalu,” ujar Marquez.

ADVERTISEMENT

Dari sisi teknis, Le Mans diperkirakan menjadi salah satu akhir pekan paling sulit diprediksi musim ini. Forecast cuaca menunjukkan potensi badai petir pada Sabtu serta hujan ringan saat balapan Minggu. Karakter stop-and-go Le Mans juga sangat sensitif terhadap temperatur ban depan, stabilitas pengereman, dan traksi keluar tikungan, area yang masih menjadi fokus pengembangan Ducati GP26.

Marquez mengaku Ducati memperoleh progres positif selama tes Jerez, terutama setelah mencoba beberapa setup baru untuk meningkatkan keseimbangan motor. Namun ia menegaskan kondisi cuaca yang berubah cepat tetap dapat mengubah level kompetitif setiap pabrikan secara drastis.

“Ini akan menjadi akhir pekan dengan banyak hal yang tidak diketahui. Cuaca mungkin akan memberi beberapa kejutan,” kata Marquez.

ADVERTISEMENT

Sementara itu rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga melihat adanya perkembangan penting dari tes Jerez, khususnya pada area aerodinamika dan kemampuan motor saat menikung cepat. Ducati mencoba solusi aero baru untuk membantu motor lebih mudah berbelok pada corner entry berkecepatan tinggi, salah satu kelemahan utama GP26 dibanding musim sebelumnya.

Bagnaia juga mengungkap Ducati sedang mengembangkan setup elektronik baru untuk membantu proses deselerasi motor saat pengereman keras. Meski solusi final belum ditemukan, pembalap Italia itu yakin data dari Jerez dapat membantu Ducati lebih kompetitif di Le Mans dan seri-seri berikutnya.

“Saya sangat puas dengan aerodinamikanya karena kami membuat langkah maju pada kemampuan menikung. Itu sesuatu yang sangat saya rindukan tahun ini,” jelas Bagnaia.

ADVERTISEMENT

Le Mans sendiri memiliki sejarah kuat bagi Ducati dengan lima kemenangan beruntun oleh lima pembalap berbeda sebelum dominasi tersebut dihentikan Johann Zarco bersama LCR Honda pada grand prix hujan 2025. Namun Bagnaia belum pernah memenangkan MotoGP Prancis di kelas premier dan kini hanya berada di posisi kesembilan klasemen sementara.

Dengan persaingan gelar semakin ketat dan Aprilia tampil jauh lebih kompetitif dibanding awal era MotoGP modern, akhir pekan Le Mans kini dipandang sebagai titik penting bagi Ducati untuk menghentikan kehilangan momentum pada fase awal musim 2026.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU