Marc Marquez mengungkap fokus utamanya dalam tes MotoGP Aragon 2025, yang diadakan pada hari Senin, 9 Juni 2025, di MotorLand. Pembalap Ducati Lenovo ini menghabiskan hari untuk mengevaluasi paket aerodinamis baru, yang menjadi sorotan setelah performa impresifnya di Grand Prix Aragon. Dengan catatan waktu 1m45.749s menempatkannya sebagai tercepat ketiga, akankah aero baru ini menjadi kunci dominasinya di musim 2025.
Marquez menjelaskan bahwa Ducati memintanya untuk mengarahkan perhatian pada paket aerodinamis baru selama tes, mengingat uji coba berikutnya di Misano akan terlambat untuk homologasi. Ducati sebelumnya meninggalkan paket aero 2025 pasca-pramusim untuk kembali ke spesifikasi 2024 demi kesiapan balapan awal, sambil mengembangkan konsep baru. Marquez menghabiskan hampir seluruh hari menguji aero tersebut dan memberikan tanggapan positif.

“Ada beberapa hal positif. Kami mencatat waktu putaran dengan paket aero itu, tapi dengan paket standar, hasilnya sangat dekat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kombinasi terbaik masih perlu dievaluasi lebih lanjut.
Di Grand Prix Aragon hari Minggu, rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, mengklaim terobosan dalam kepercayaan dirinya pada bagian depan setelah beralih ke cakram rem berukuran berbeda.
Ducati menyebut ini ide inovatif, memungkinkan Bagnaia melakukan deselerasi lebih baik dengan tekanan rem lebih ringan.
Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio menguji cakram rem yang lebih besar selama tes, tetapi Marquez tidak merasakan perbedaan signifikan.
“Bagi saya, tidak ada perbedaan antara kedua cakram itu. Ini hanya soal suhu. Dengan 355mm, Anda punya feedback sedikit lebih sedikit di akhir pengereman, tapi tenaga lebih besar di garis lurus,” katanya.
Ia mencatat bahwa cakram 355mm sedikit lebih berat dan hanya relevan di beberapa titik pengereman, seperti Tikungan 1 dan 16 di Aragon.
Sebagai pemimpin klasemen dengan keunggulan 32 poin atas Alex Marquez, pengembangan aero baru dan inovasi pengereman bisa memperkuat dominasi Ducati. Tes ini menjadi langkah strategis menjelang Misano, di mana Marquez berharap kombinasi terbaik dapat ditemukan. Sementara itu, responsnya terhadap cakram rem menunjukkan bahwa adaptasi teknologi masih menjadi tantangan individu bagi pembalap.
Jangan lewatkan drama MotoGP 2025! Dari evaluasi aero Marquez hingga terobosan Bagnaia, ikuti semua di SPORTRIK. Klik sekarang untuk analisis eksklusif!
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
81 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
77 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
60 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
50 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
45 |
|
6
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
40 |
|
7
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
37 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
28 |
|
9
|
|
Francesco Bagnaia
Ducati Lenovo Team
|
25 |
|
10
|
|
Luca Marini
Honda HRC Castrol
|
23 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
158 |
|
2
|
|
KTM
|
77 |
|
3
|
|
Ducati
|
70 |
|
4
|
|
Honda
|
48 |
|
5
|
|
Yamaha
|
10 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!