SPONSORED

Marc Marquez: Gelar MotoGP ke-10 Tak Ubah Hidup Saya, Rival Lebih Berat

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Marc Marquez: Gelar MotoGP ke-10 Tak Ubah Hidup Saya, Rival Lebih Berat TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez: Gelar MotoGP ke-10 Tak Ubah Hidup Saya, Rival Lebih Berat

Marc Marquez menegaskan bahwa dirinya tidak merasakan tekanan ekstra meski kembali menjadi kandidat kuat juara MotoGP 2026. Pembalap Ducati itu menilai bahwa menambah satu gelar lagi tidak akan mengubah hidupnya, berbeda dengan rival-rivalnya yang masih mengejar gelar perdana.

Setelah menjalani operasi dan melewatkan dua balapan di awal musim, Marquez tampil impresif dengan memenangkan tiga dari empat Grand Prix terakhir. Kebangkitannya memangkas defisit 100 poin dan kini ia berada di posisi ketiga klasemen, hanya terpaut 18 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin.

Banyak pihak kini menilai Marquez sebagai favorit untuk meraih gelar ke-10 di kelas utama, yang akan membuatnya unggul satu gelar dari legenda Valentino Rossi. Namun, pembalap berusia 33 tahun itu meremehkan pentingnya gelar tambahan tersebut, mengingat ia sudah membuktikan diri mampu bangkit dari cedera parah di Jerez 2020.

Pedro Acosta Tak Menyerah Raih Kemenangan Perdana MotoGP Bersama KTM
Baca JugaPedro Acosta Tak Menyerah Raih Kemenangan Perdana MotoGP Bersama KTM

Menjelang balapan di Silverstone, Marquez justru menyoroti rival-rivalnya seperti Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Fabio di Giannantonio yang belum pernah merasakan juara dunia di kelas premier. Menurutnya, mereka akan tampil lebih ngotot karena peluang tersebut sangat berarti bagi karier mereka.

ADVERTISEMENT

“Lima pembalap terpaut 24 poin. Kami mulai dari nol. 24 poin itu sangat tipis. Lebih baik punya keunggulan yang saya tidak miliki. Tapi benar, kami berlima bertarung untuk gelar juara,” ujar Marquez. “Dari grup itu, ada tiga pembalap yang berjuang untuk gelar dunia pertama mereka di MotoGP. Jika Anda juara dunia, itu akan mengubah hidup Anda di masa depan. Hidup saya tidak akan berubah, satu gelar lagi atau tidak. Tapi bagi mereka, ya. Itu artinya mereka akan bermain dengan intensitas tinggi.”

Marquez juga menyadari bahwa dirinya mendapat “kesempatan kedua” setelah sempat tertinggal jauh di klasemen. Ia bertekad memanfaatkan peluang itu, meski menegaskan tidak merasa terbebani oleh ekspektasi. “Jika Anda bertanya kepada mereka, mereka akan bilang favorit adalah yang punya lebih banyak gelar. Sejujurnya, saya tidak merasakan tekanan karena ambisi saya sama. Saya akan mencoba, tapi satu gelar lagi tidak akan mengubah hidup saya ke depan,” pungkasnya.

Dilansir dari Motorsport.com, perburuan gelar MotoGP 2026 semakin menarik dengan hanya 18 poin memisahkan lima pembalap teratas. Marquez, dengan pengalamannya, menjadi ancaman serius bagi para rival yang belum pernah merasakan gelar juara dunia.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU