Lorenzo: Marquez Kini Lebih Halus dan Presisi

Marc Marquez
Marc Marquez © Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Jorge Lorenzo menilai transformasi gaya balap Marc Marquez sebagai salah satu evolusi paling signifikan dalam MotoGP modern. Menurutnya, Marquez kini tampil “sangat halus dan sangat presisi”, bahkan dalam beberapa aspek “hampir seperti dirinya”.

Lorenzo dikenal luas dengan gaya berkendara ultra-halus yang membawanya meraih tiga gelar dunia MotoGP antara 2010 dan 2015. Sebaliknya, Marquez memasuki kelas premier dengan pendekatan agresif, eksplosif, dan berani mengambil risiko ekstrem untuk mencapai batas performa.

Namun sejak cedera lengan serius pada 2020, Marquez secara terbuka mengakui perlunya perubahan pendekatan. Lorenzo mengamati langsung pergeseran tersebut, terutama setelah Marquez bergabung dengan tim pabrikan Ducati.

Davide Tardozzi: Bagnaia Berubah Total Jelang 2026
Baca JugaDavide Tardozzi: Bagnaia Berubah Total Jelang 2026

“Hal yang paling mengesankan dari Marc adalah dia telah menemukan kembali dirinya, menemukan kembali gaya balapnya,” ujar Lorenzo dalam siaran tes Sepang di MotoGP.com.

“Hari ini ketika melihat Marc, dia hampir seperti saya: sangat halus, tidak membuat kesalahan saat pengereman, tidak pernah melebar, sangat presisi dan sangat lancar saat menegakkan motor.”

Menurut Lorenzo, kontrasnya terlihat jelas jika dibandingkan dengan era awal karier Marquez di MotoGP.

ADVERTISEMENT

“Ketika dia memulai di MotoGP, dia sangat berbeda. Dia mencatatkan waktu dan mencapai kecepatan murni karena bakat dan keberaniannya, mengambil banyak risiko. Sekarang semuanya dilakukan dengan sangat terhitung dan sangat matang. Dia telah banyak berubah dibanding 10 tahun lalu.”

Rivalitas keduanya sempat menjadi salah satu narasi terbesar MotoGP dekade 2010-an. Mereka bertarung hingga putaran final musim 2013, dengan Marquez akhirnya merebut gelar dunia pertamanya. Lorenzo kemudian membalas dengan meraih gelar ketiganya pada 2015 sebelum keduanya menjadi rekan setim di Honda pada 2019.

Musim tersebut menjadi akhir karier Lorenzo di MotoGP, setelah ia kesulitan beradaptasi dengan karakter motor Honda dan memutuskan pensiun meski masih memiliki kontrak bersama HRC untuk 2020.

Sejak pensiun, Lorenzo tetap memiliki keterlibatan di paddock, mulai dari peran sebagai test rider Yamaha hingga menjadi analis dan kreator konten digital. Pada 2026, ia kembali ke lingkungan balap secara lebih permanen setelah menyepakati peran sebagai performance coach untuk Maverick Vinales.

Pengamatan Lorenzo terhadap evolusi Marquez menegaskan bahwa kesuksesan jangka panjang di MotoGP bukan hanya soal bakat mentah, tetapi juga kemampuan beradaptasi secara teknis dan mental terhadap perubahan fisik serta dinamika kompetisi yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU