Lewis Hamilton Bahrain F1 2026 Ferrari Terganggu SF-26

Lewis Hamilton
© XPBimages

F1, Sportrik Media - Lewis Hamilton menghadapi hari yang tidak ideal bersama Ferrari pada hari kedua tes pramusim terakhir F1 2026 di Bahrain setelah SF-26 mengalami gangguan teknis. Pebalap tujuh kali juara dunia itu mengonfirmasi bahwa tim gagal menyelesaikan seluruh program yang telah direncanakan.

Hamilton menjalani penuh sesi Kamis di balik kemudi SF-26, menandai kesempatan terakhirnya di fase pengujian pramusim sebelum pembuka musim. Namun sesi pagi berjalan sangat terbatas, dengan hanya lima lap yang berhasil diselesaikan sebelum tim memutuskan membawa mobil kembali ke garasi akibat masalah teknis yang tidak dijelaskan secara rinci.

Ferrari menyatakan gangguan tersebut bukan berasal dari unit daya, tetapi tidak mengungkap detail spesifik komponen yang bermasalah. Ketertutupan ini menegaskan pendekatan konservatif tim Maranello dalam menjaga kerahasiaan teknis menjelang dimulainya era regulasi 2026, di mana integrasi sistem hybrid dan paket aerodinamika aktif menjadi kunci performa.

Max Verstappen Sebut Ban Pirelli F1 2026 “Super Sensitif”
Baca JugaMax Verstappen Sebut Ban Pirelli F1 2026 “Super Sensitif”

Menariknya, dalam lima lap pagi tersebut, Hamilton sempat memperlihatkan konfigurasi sayap belakang baru pada SF-26. Flap sayap belakang terlihat berputar hingga 180 derajat — solusi yang belum pernah terlihat sebelumnya di Formula 1. Inovasi tersebut diyakini berkaitan dengan optimasi drag reduction dan stabilitas aliran udara dalam konfigurasi aero aktif 2026.

Sesi sore berjalan lebih produktif bagi Hamilton. Ia mencatat 73 lap tambahan di Bahrain International Circuit dan membukukan waktu keempat tercepat hari itu. Program sore difokuskan pada simulasi long run dan pengumpulan data degradasi ban, serta korelasi penggunaan energi dalam kondisi beban bahan bakar tinggi.

“Ini bukan hari yang sempurna bagi tim karena kami tidak bisa menyelesaikan semua yang direncanakan,” ujar Hamilton.

ADVERTISEMENT

“Namun itu menunjukkan kerja keras semua orang. Mereka melakukan pekerjaan fantastis memperbaiki mobil dan membawa saya kembali ke lintasan. Saya sangat menghargai lap yang bisa kami selesaikan, dan data yang dikumpulkan akan penting untuk persiapan musim.”

Secara keseluruhan, hari kedua menjadi ujian ketahanan operasional bagi Ferrari dalam mengelola kendala teknis di tengah fase evaluasi akhir. Dengan waktu pengujian yang terbatas dan regulasi baru yang kompleks, efisiensi respons teknis menjadi faktor krusial dalam kesiapan kompetitif menuju seri pembuka Bahrain.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU