Max Verstappen Sebut Ban Pirelli F1 2026 “Super Sensitif”

Max Verstappen
Max Verstappen © Red Bull Credit

F1, Sportrik Media - Max Verstappen menyebut ban Pirelli F1 2026 sebagai “super sensitif” setelah menyelesaikan hari pengujian penuh bersama Red Bull di Bahrain. Juara dunia empat kali itu mencatat 139 lap tanpa gangguan, menjadi salah satu program terpadat dalam delapan jam sesi.

Verstappen memanfaatkan hari tersebut untuk memprioritaskan simulasi long run dan korelasi data performa balapan. Dalam konteks regulasi 2026 yang menghadirkan perubahan signifikan pada distribusi energi hybrid dan aerodinamika aktif, stabilitas temperatur serta respons ban terhadap perubahan beban menjadi faktor kunci dalam konsistensi kecepatan.

“Sebagai tim, hari ini bagus untuk fokus pada performa jarak panjang,” ujar Verstappen.

Carlos Sainz Akui FW48 Masih Punya Banyak Kelemahan
Baca JugaCarlos Sainz Akui FW48 Masih Punya Banyak Kelemahan

“Kami melakukan beberapa penyesuaian set-up yang memberi arah yang baik untuk analisis semalam. Mendapatkan satu hari penuh sangat positif. Ban sangat sensitif, jadi masih banyak analisis yang harus dilakukan.”

Komentar tersebut menyoroti kompleksitas karakter ban terbaru dalam menghadapi variasi beban aerodinamis akibat konfigurasi sayap aktif. Perubahan drag di lintasan lurus serta lonjakan downforce saat fase pengereman dan tikungan berpotensi menciptakan fluktuasi temperatur yang tajam, memengaruhi degradasi dan keseimbangan mobil.

Verstappen dijadwalkan kembali mengemudi pada hari terakhir tes dan berbagi waktu lintasan dengan rekan setimnya, Isack Hadjar. Strategi pembagian sesi ini bertujuan memaksimalkan akumulasi data sebelum seluruh tim menuju seri pembuka musim di Australia.

ADVERTISEMENT

“Pada hari Jumat kami ingin mencatat sebanyak mungkin lap di antara kami. Masih banyak yang harus dipahami, jadi kami berharap bisa mengumpulkan data sebanyak mungkin sebelum Melbourne,” tambahnya.

Pendekatan Red Bull yang menitikberatkan pada jumlah lap mencerminkan fokus pada pemahaman perilaku ban dan korelasi energi dibandingkan sekadar pencarian waktu tercepat. Dengan margin performa yang diperkirakan rapat di awal musim, efektivitas manajemen ban Pirelli dapat menjadi pembeda strategis dalam eksekusi balapan.

Menjelang akhir pengujian di Bahrain, prioritas utama adalah memastikan konsistensi long run dan kejelasan arah set-up. Bagi Verstappen dan Red Bull, data yang dikumpulkan dalam dua hari terakhir akan menjadi fondasi kesiapan menghadapi tantangan kompetitif musim F1 2026.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU