Liam Lawson mengisyaratkan Red Bull bakal menerapkan taktik khusus di sesi kualifikasi Grand Prix Italia akhir pekan ini. Sinyal itu muncul setelah hari pembuka yang pahit-manis di Monza, di mana ia finis keempat di FP1 namun melorot ke posisi 12 di FP2.
Tim asal Milton Keynes itu lagi-lagi gagal menyaingi tim papan atas. Bahkan Max Verstappen hanya mampu menempati posisi kesembilan di FP2, dengan Racing Bulls dan Haas yang justru tampil lebih cepat pada Jumat.
Fokus Data Balapan, Bukan Simulasi Kualifikasi
Lawson, yang kembali menggantikan Isack Hadjar yang cedera, menghabiskan sesi sore untuk mengumpulkan data simulasi balapan. Keputusan ini diambil setelah pebalap asal Selandia Baru itu kesulitan dalam balapan di Zandvoort, di mana performa balapannya jauh di bawah performa kualifikasinya.

“Ya, menurut saya tidak masalah,” ujar Lawson menilai harinya. “Ini hari yang produktif. Kami menghabiskan sebagian besar FP2 untuk long run. Kami melakukan short run di awal dan rasanya oke. Lalu kami melakukan dua long run dengan ban soft dan hard.”
“Jadi, bagi saya ini pembelajaran yang bagus. Saya pikir saya lebih kesulitan di Zandvoort dalam balapan dibanding kualifikasi. Jadi, saya akan mencoba belajar sebanyak mungkin dari ini,” tambahnya.
Fenomena Slipstream di Monza dan Rencana Rahasia Red Bull
Yang menjadi jelas pada hari pembuka adalah pentingnya slipstream (tow) di Monza, lebih signifikan dari biasanya di sirkuit legendaris Italia itu. Berdasarkan hal tersebut, Red Bull dikabarkan akan membahas taktik mereka sendiri untuk kualifikasi.
Ketika ditanya apakah Red Bull akan menerapkan taktik dengan dua pebalapnya, Lawson menjawab: “Tentu saja, ini sesuatu yang akan kami diskusikan, dan kami akan menyusun rencana.” Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa Red Bull mungkin akan menggunakan strategi bantuan slipstream layaknya tim lain di trek lurus Monza yang panjang.
Dengan persaingan ketat di lini tengah dan ancaman dari tim pelanggan, keputusan taktik ini bisa menjadi penentu posisi start yang krusial. Akankah Red Bull berani mengambil risiko demi hasil maksimal di kandang Tifosi? Kita tunggu aksinya di kualifikasi nanti.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!