Elfyn Evans memperingatkan bahwa World Rally Championship (WRC) harus siap berubah demi masa depannya. Pernyataan itu muncul setelah konsorsium yang dipimpin mantan bos Formula 1, Eric Boullier, resmi mengambil alih hak promosi kejuaraan.
Boullier hadir dalam konferensi pers di Rally Paraguay bersama presiden FIA Mohammed bin Sulayem dan chairman Cosmobolis Jean-Louis Mosca. Ia menegaskan DNA olahraga ini tidak akan diubah, tetapi visibilitasnya harus ditingkatkan secara drastis.
Ambisi Besar di Balik Kepemimpinan Baru
Boullier ingin mengubah Sabtu di ajang WRC menjadi lebih meriah, layaknya festival. Selain itu, ia menyoroti pentingnya fokus pada kepuasan penggemar sebagai prioritas utama promosi ke depan.

Evans, yang memimpin klasemen dan mengejar gelar pertamanya, sudah bertemu dengan promotor baru di Paraguay. Ia mengaku hanya sempat berdialog singkat, tetapi optimistis dengan energi dan gagasan besar yang dibawa tim promosi baru.
Tekanan di Puncak Klasemen
“Kami sempat berbincang singkat dengan promotor baru di awal pekan. Saya melihat presiden beberapa menit di service park. Tentu kami tidak punya banyak waktu, tapi mereka tampak sangat antusias dan punya banyak ide besar,” ujar Evans.
“Saya pikir kita semua harus terbuka pada perubahan. Jika ingin maju, kita pada akhirnya harus melakukan beberapa perubahan. Semoga kita bisa menemukan jalan konstruktif dan membawa perubahan itu dengan cara yang baik,” tambahnya.
WRC akan berlanjut di Chile pekan depan. Evans unggul 20 poin atas rekan setimnya, Sami Pajari, yang baru saja meraih tiga kemenangan beruntun. Tekanan semakin terasa, tetapi Evans percaya perubahan justru bisa menjadi momentum kebangkitan WRC.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!