Lando Norris akhirnya merevisi pandangannya terkait insiden senggolan kontroversial melawan rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, dalam sesi balapan sprint Grand Prix Singapura di Sirkuit Marina Bay.
Juara dunia bertahan tersebut sebelumnya sempat bersikeras bahwa manuvernya di Tikungan 5 pada lap terakhir sudah tepat. Namun, setelah merenungkan hasil balapan utama hari Minggu di mana ia finis di posisi keempat, ia dengan jujur mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka kepada seluruh skuad Woking.
"Saya tidak bisa mencoba apa yang saya lakukan. Seharusnya saya tidak pernah mencobanya sejak awal, bahkan jika peluang itu ada," ujar Lando Norris kepada para jurnalis di Marina Bay, mengakui bahwa dirinya harus berpikir lebih jauh untuk kepentingan tim ketimbang ambisi pribadi.

Insiden senggolan pada lap pamungkas tersebut membuat Oscar Piastri terpelintir keluar lintasan hingga menabrak pembatas, sementara Lando Norris harus puas mengamankan satu poin terakhir di posisi kedelapan. Stewards FIA sempat menginvestigasi insiden ini dan memutuskan tidak ada tindakan lanjutan karena kedua pembalap dianggap sama-sama berkontribusi.
Di balik layar, situasi internal McLaren memanas setelah Andrea Stella selaku prinsipal tim melontarkan kemarahan besar. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut sama sekali tidak dapat diterima karena merugikan target besar tim dalam persaingan ketat kejuaraan konstruktor melawan rival-rival terkuat mereka.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!