Awal balapan Formula 1 Grand Prix Bahrain di Malaysia berubah menjadi momen penuh kebingungan ketika rangkaian lap pembentukan justru berujung pada penghentian prosedur start secara mendadak akibat gangguan teknis massal pada perangkat lunak.
Kondisi cuaca yang tidak menentu sempat memaksa penundaan awal lomba karena hujan deras mengguyur sirkuit. Namun, begitu intensitas air mulai mereda dan lintasan perlahan mengering, para pembalap, termasuk Lewis Hamilton bersama tim barunya, bersiap untuk turun ke aspal demi memulai jalannya kompetisi akhir pekan ini.
Petaka bermula saat rombongan mobil yang dipimpin oleh Safety Car bersiap melakukan start berdiri. Mobil Ferrari tunggangan Hamilton tiba-tiba terhenti di tempat akibat kendala perangkat lunak, sementara masalah serupa rupanya turut menjangkiti seluruh unit mesin bermesin pabrikan Italia tersebut di grid.

Situasi semakin rumit ketika peraih pole position Max Verstappen melaporkan kendala minor, disusul Liam Lawson yang gagal melaju sama sekali bersama Racing Bulls. Tidak lama berselang, kedua mobil Audi juga ikut merayap pelan sebelum akhirnya benar-benar mati di tengah lintasan, memaksa pengawas balapan segera mengibarkan bendera merah untuk menangguhkan prosedur.
Berdasarkan laporan awal yang beredar di paddock, kendala masif ini disinyalir bersumber dari masalah pada perangkat lunak FIA yang menyerang sistem elektronik kendaraan secara serentak. Kini, para mekanik dan pengarah lomba tengah berpacu dengan waktu seiring kondisi sirkuit yang mulai mengering demi segera memulai kembali jalannya balapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!