SPONSORED

Kesalahan Fatal Hamilton di Singapura 2026 Bikin Ferrari Rugi Besar

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Kesalahan Fatal Hamilton di Singapura 2026 Bikin Ferrari Rugi Besar
TO NEWS OVERVIEW
Lewis Hamilton in Singapur© Ferrari

Tim Ferrari berhasil mengeksekusi strategi yang matang pada balapan Formula 1 di Singapura dengan membagi peluang taktik bagi para pembalapnya. Charles Leclerc memulai balapan dari posisi start kedua dengan menggunakan ban Pirelli kompon lunak, sementara Lewis Hamilton mengawali lomba dari grid ketiga dengan mengandalkan ban kompon medium demi fleksibilitas strategi jangka panjang.

Sepanjang jalannya balapan yang berlangsung ketat di Marina Bay Street Circuit, sebuah fase Virtual Safety Car dimanfaatkan dengan optimal oleh garasi Scuderia untuk menarik masuk Leclerc ke jalur pit. Keputusan taktis tersebut membuahkan hasil positif di mana pembalap asal Monako itu mampu memangkas jarak secara signifikan dengan pimpinan lomba, meskipun pada akhirnya belum cukup untuk merebut posisi puncak dari rival terdepannya.

Sebaliknya, situasi pelik justru dialami oleh peraih tujuh gelar juara dunia di garasi sebelah. Mantan pembalap Mercedes tersebut gagal masuk ke jalur pit saat kesempatan emas terbuka, yang berujung pada hilangnya daya cengkeram ban menjelang akhir balapan. Akibat keputusan di trek tersebut, ia tak kuasa menahan gempuran para pembalap di belakangnya dan harus puas finis di posisi keenam yang sangat mengecewakan.

Analisis Strategi Blunder Hamilton di F1 GP Singapura 2026
Baca JugaAnalisis Strategi Blunder Hamilton di F1 GP Singapura 2026

Prinsipal Tim Fred Vasseur memberikan evaluasi terbuka terkait insiden krusial yang merugikan perolehan poin penting timnya. Keputusan untuk tetap berada di lintasan sepenuhnya diambil oleh pembalap Inggris itu, meskipun dinding pit telah memanggil kedua mobil masuk saat periode VSC. Sang prinsipal menyayangkan hilangnya kesempatan meraih podium ganda yang sudah berada di depan mata.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Speedweek, Fred Vasseur menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa marah atas insiden yang terjadi, mengingat secara keseluruhan akhir pekan tersebut tetap menghadirkan catatan positif bagi skuad Maranello. Namun, evaluasi internal tetap wajib dilakukan untuk membahas kesalahan masuk pit demi mencegah kerugian serupa pada seri-seri berikutnya musim 2026.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU